Tabrak Lari Ibu Muda Tewas
Fakta Baru Tabrak Lari Di Curup, Ternyata Ada Dua Pengendara Ninja , 1 Pengendara Alami Luka Diwajah
Dari hasil penyelidikan kasus tabrak lari yang menewaskan Anisa Fitri (26), ibu muda warga Desa Kampung Delima, yang melibatkan seorang pengendaran
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: M Arif Hidayat
Dini hari itu, Anisa Fitri seperti biasa hendak berjualan di pasar.
Anca menambahkan, Minggu kemarin itu sudah berjalan tahlilan hari kedua di rumahnya di Desa Kampung Delima Kecamatan Curup Timur.
"Besok Senin 18 April 2022 lanjut, tahlilan di hari 3 mas, jam 5 sore mulai mas dan terbuka untuk umum," jelas Muhammad Andriyansyah.
Lebih lanjut Anca saat ini tidak bisa banyak cerita tentang kehidupannya bersama istri tercinta, yang lebih dulu meninggalkannya.
"Saat ini saya sudah tidak bisa berbicara lagi mas, kalau ditanya seperti apa dulu masa-masa indah saya dengan almarhumah, saat ini hanya bisa mendoakan almarhumah mas," kata Muhammad Andriyansyah.
Tambah Anca terakhir kali sebelum korban berangkat ke pasar, korban sempat mengobrol dengannya.
"Di hari itu sebelum kejadian, almarhumah sempat berpesan dengan saya, nanti ibu mertua saya akan menjemput anak saya, karena hari itu ibu saya tidak berjualan di pasar," ujar Muhammad Andriyansyah
Dengan nada yang pelan Anca juga mengatakan, sebelum-sebelumnya kalau ke pasar selalu pergi berdua.
"Hari itu entah kenapa saya tertidur dan baru menyusul almarhum ke pasar, saat di jalan saya lihat sudah terjadi kecelakaan," jelas Muhammad Andriyansyah.
Diberitakan sebelumnya, polisi sudah mengamankan dua orang. Keduanya berinisial D yang mengendarai sepeda motor ninja berwarna merah itu.
Muhammad Andriyansyah yang mengetahui jika pelaku sudah diamankan pihak kepolisian.
"Kami keluarga serahkan dengan pihak kepolisian terlebih dahulu bagaimana proses hukumnya," kata Anca.
Ia juga menambahkan, jika nanti proses hukumnya sudah berjalan, nanti baru dilanjutkan secara kekeluargaan.
"Serahkan dulu ke pihak kepolisian nanti seperti apa proses hukumnya, jika hati keluarga sudah dingin nanti baru secara kekeluargaan," ujar Muhammad Andriyansyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Dua-orang-pengendara-ninja-Berinisial-DA-22-dan-DE-19.jpg)