Jumat, 5 Juni 2026

Kecelakaan di Bengkulu Tengah

UPDATE Kecelakaan Karang Tinggi: Pedagang Sayur Kritis, Ibu dan Bayi Kondisinya Berangsur Membaik

Dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bengkulu Tengah, Dr. Sayboy menjelaskan, ketiga korban kecelakaan telah dilakukan penanganan dan observasi

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: prawira maulana
Suryadi/TribunBengkulu.com
Lokasi kejadian kecelakaan 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bengkulu Tengah, Dr. Sayboy menjelaskan, ketiga korban kecelakaan telah dilakukan penanganan dan observasi menyeluruh di tubuh korban.

Diketahui identitas ketiga korban yaitu Heri Irawan (31) warga Desa Kembang Seri yang berprofesi sebagai penjual sayuran keliling.


Ada juga korban yang merupakan pembeli sayuran yaitu Eka Mulyana (35) dan bayinya Attala Jafrah (1,5) warga Desa Padang Tambak.

"Untuk kondisi korban atas nama Heri Irawan sedang kritis, karena benturan keras di bagian kepala, saat ini sudah kita tangani dan kita stabilkan sembari menunggu rujukan ke rumah sakit yang punya dokter spesialis bedah saraf," ungkapnya kepada TribunBengkulu.com.

Dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bengkulu Tengah, Dr. Sayboy.
Dokter Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bengkulu Tengah, Dr. Sayboy. (SURYADI JAYA)

Menurut Sayboy dalam menangani kondisi kritis Heri, pihaknya hanya sebatas pertolongan pertama atau penanganan sementara saja karena saat ini kesadarannya sudah menurun.

"Kita belum memiliki dokter spesialis bedah saraf, jika sudah ada permintaan dari RS rujukan untuk segera mengirim pasien, makan akan segera kami kirimkan," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Sopir Mengantuk, Mobil Tabrak Penjual dan Pembeli Sayur Bersama Bayinya di Benteng

Untuk korban Eka dan anaknya Attala, menurut Sayboy, pihaknya sudah melakukan observasi di IGD selama kurang lebih 3 jam dan kondisinya membaik.

"Kalau Ibu Eka keluhannya ada benturan keras pada tulang skapula kiri dan kanan. Untuk anaknya benturan di kepala dan lecet, sudah kita infus dan kita tangani sesuai petunjuk dokter penanggungjawabnya tadi," jelasnya.

Saat ini Eka dan anaknya dirawat intensif di RSUD Bengkulu Tengah.

Sebelumnya, Kecelakaan yang terjadi pada Selasa (19/4/2022) sekitar pukul 07.20 Wib, mobil Kijang Inova yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak penjual dan pembeli sayur di pinggir jalan, hingga kritis.

Kejadian tersebut terjadi di jalan lintas Bengkulu - Kepahiang Desa Karang Tinggi Kecamatan Karang Tinggi Kabupaten Bengkulu Tengah.

Alkausar (26) saksi mata kejadian ini menjelaskan, berawal dari mobil Inova melaju dengan kecepatan tinggi, dari arah Kepahiang menuju Kota Bengkulu melewati tikungan tajam namun supir tidak dapat mengendalikan laju mobil.

"Waktu melintasi tikungan, mobil Inova ini tidak menikung malah lurus, sehingga menabrak penjual dan pembeli sayur yang saat itu berada tepat disisi jalan, ketiga korban terseret dan menghantam mobil sedan yang terparkir," ujarnya kepada TribunBengkulu.com.

Kondisi terakhir ketiga korban, menurut Alkausar saat ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD Bengkulu Tengah, namun untuk penjual sayur dirujuk ke RSUD M. Yunus Bengkulu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved