Curi Burung Lovebird Demi Susu Anak, Bapak di Bengkulu Utara Ini Akhirnya Bebas Berkat RJ

Seorang warga Bengkulu Utara, Jacky Fransisco alias Jeki terpaksa mencuri burung lovebird beserta kandangnya demi membeli susu anaknya.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: prawira maulana
HO Kejati Bengkulu
Jeki akhirnya bebas berkat RJ di Kejari Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seorang warga Bengkulu Utara, Jacky Fransisco alias Jeki terpaksa mencuri burung lovebird beserta kandangnya demi membeli susu anaknya.


Kejadian ini bermula pada Rabu (16/2/2022) lalu. Saat itu, istri Jeki memintanya untuk membeli susu anaknya yang baru berumur 7 bulan.


Dihadapkan masalah ini, Jeki berusaha menemui temannya di alun-alun kota, untuk menceritakan masalahnya.


Namun, di alun-alun, Jeki tidak bertemu dengan temannya tersebut.


Jeki kemudian kembali pulang ke rumah. Di tengah perjalanan, dia melihat burung lovebird di rumah saksi korban Devi Rosiyadi.


Timbullah niat Jeki untuk mengambil burung tersebut. Dia kemudian memanjat pagar, dan kemudian mengambil seekor burung lovebird dan dua kandangnya.


"Harga satu burung lovebird itu Rp 120 ribu, ditambah dua kandang, total Rp 500 ribu," kata Kasi Penkum Kejati Bengkulu, Ristianti Andriani kepada TribunBengkulu.com, Jumat (22/4/2022).


Namun, aksi Jeki kemudian ketahuan sebelum dia sempat menjual burung lovebird tersebut, sehingga dia ditangkap dan proses hukumnya terus berjalan.


Jeki dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan.


Hingga pada Kamis (21/4/2022), Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara melakukan upaya perdamaian atau restorative justice (RJ) kepada Jeki.


RJ ini dilakukan karena Jeki baru pertama kali melakukan tindak pidana.


"Tersangka tulang punggung keluarga, dan memiliki seorang anak berumur 7 bulan. Tersangka juga tidak memiliki pekerjaan tetap," tambah Ristianti.


Dengan terjadinya RJ, Jeki akhirnya bisa kembali ke keluarga, dan kasusnya dihentikan.


"Ini adalah keputusan yang sangat tepat dari kejaksaan," ungkap Ristianti.
 
 
 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved