Kamis, 4 Juni 2026

Demo Mahasiswa Bengkulu

Penampakan Bendera One Piece, Kepala Banteng Hitam dan Hokage saat Demo di Bengkulu, Curi Perhatian

Penampakan bendera One Piece, kepala banteng hitam serial anime Black Clover hingga hokage berpeci hitam curi perhatian.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
DEMO MAHASISWA BENGKULU - Kolase foto bendera One Piece (kiri), kepala banteng hitam serial anime Black Clover hingga hokage berpeci hitam berdiri gagah di tengah asap saat demo di DPRD Provinsi Bengkulu, Jumat siang (29/8/2025), curi perhatian. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Penampakan bendera One Piece, kepala banteng hitam serial anime Black Clover hingga hokage berpeci hitam berdiri gagah di tengah asap saat demo di DPRD Provinsi Bengkulu, Jumat siang (29/8/2025), curi perhatian.

Penampakan hal tak biasa ini langsung mencuri perhatian banyak orang. Di tengah orasi lantang dan kepulan asap, simbol-simbol pop culture Jepang itu menjelma sebagai medium ekspresi para demonstran muda.

Bukan sekadar hiasan, simbol anime itu dijadikan metafora perlawanan, perwakilan semangat keadilan, serta kritik terhadap sistem yang dianggap pincang.

Bendera bajak laut dari One Piece berkibar tinggi, seolah mewakili tekad mereka untuk “menantang arus” dan melawan ketidakadilan, seperti kru Topi Jerami melawan kekuasaan otoriter.

Sementara logo kepala banteng hitam dari Black Clover, yang terkenal sebagai simbol kelompok penyendiri dan tak dianggap, mencerminkan keresahan kaum muda yang merasa tersisih dari kebijakan-kebijakan pemerintah.

Tak kalah mencolok, seorang demonstran mengenakan jubah Hokage lengkap dengan peci hitam, berdiri gagah di atas pagar Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

Musik dari band Sukatani juga sempat meramaikan aksi demo mahasiswa dan driver ojol dengan membawa sejumlah tuntutan.

Mengalun di awal aksi, semakin membakar semangat para demonstran yang memadati area depan gedung DPRD Provinsi Bengkulu.

Pantauan reporter TribunBengkulu.com, demo yang semula kondusif menjadi ricuh, dan massa memaksa untuk masuk ke dalam gedung dengan menjebol pagar.

Berawal dari aksi pembakaran ban oleh massa aksi, dan sempat terdengar beberapa kali bunyi ledakan yang diduga bom molotof di lokasi.

Kejadian tersebut membuat pihak kepolisian mengerahkan mobil water cannon dan tembakan gas air mata.

Sebelumnya massa demo mahasiswa dari berbagai kampus datang dari arah depan gedung Taman Budaya Padang Harapan, kemudian berjalan kaki menuju ke depan kantor DPRD Provinsi Bengkulu, sekitar pukul 14.00 WIB.

Mereka datang dengan membawa mobil pengeras suara, berbagai spanduk dengan tulisan, dan juga berbagai bendera organisasi.

"Di depan ini kantor para perwakilan rakyat, namun tampaknya mereka saat ini sedang tidur," ungkap salah satu koordinator aksi, Jumat (28/8/2025).

Demo Mahasiswa29888
Demo mahasiswa di Bengkulu, tolak kenaikan tunjangan DPR RI hingga soroti kasus Affan, driver ojol yang tewas dilindas mobil barracuda Brimob Polda Metro Jaya.

Selain itu berikut beberapa tuntutan yang disampaikan para mahasiswa :

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved