Duel Maut
Duel Maut Gegara Saling Olok, Seorang Pria di Prabumulih Tewas
Duel maut antara empat orang di Kota Prabumulih, Rabu (18/5/2022) sekira pukul 19.00 WIB berujung satu korban tewas.
TRIBUNBENGKULU.COM - Duel maut antara empat orang di Kota Prabumulih, Rabu (18/5/2022) sekira pukul 19.00 WIB berujung satu korban tewas.
Peristiwa berdarah tersebut dipicu persoalan sepele, karena saling olok.
Kejadian itu tepatnya di Desa Karangan Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih.
Korban meninggal dunia bernama Mirwansyah (23) warga Dusun 1 Desa Karangan Kecamatan RKT Kota Prabumulih.
Mirwansyah yang telah beristri dan memiliki satu anak balita itu meregang nyawa dengan luka tusukan di bagian dada sebelah kiri selebar 2 centimeter.
Selain Mirwansyah, Julian Pigo (16) warga Dusun 2 Desa Karangan Kecamatan RKT Kota Prabumulih, juga mengalami luka berat.
Baca juga: Nenek Korban Curigai Gelagat Ibu Muda di Jambi Sebelum Bacok Anak Kandungnya yang Berusia 13 Bulan
Julian Pigo hingga saat ini masih kritis dan dirawat di ICU rumah sakit di Kota Prabumulih akibat mengalami 3 luka tusukan di tangan sebelah kiri, dada kiri dan luka sayat di rahang kirinya.
Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH melalui Kapolsek RKT, IPTU Kosim mengatakan peristiwa duel berdarah itu terjadi di Kebun Pisang milik warga di Dusun 3 Desa Karangan Kecamatan RKT kota Prabumulih.
Baca juga: Ibu Kandung di Jambi Tega Bacok Anak Kandungnya yang Baru Berusia 13 Bulan, Korban Dilarikan ke RS
Saat itu terjadi keributan antara kedua korban Mirwansyah dan Julian Pigo dengan terduga pelaku WL (20) dan SP (17).
"Terjadi keributan adu mulut, motif diduga dendam karena korban sering mengolok pelaku," kata Kapolsek.
Karena dendam dan kesal itu, pelaku kemudian menantang dua korban berkelahi.
Lalu tantangan itu direspon kedua korban yang merasa siap dan melawan diajak duel, hingga akhirnya perkelahian tidak terelakkan lagi.
Baca juga: Sales Susu di Kota Jambi Diduga Jadi Korban Hipnotis, Motor dan Dagangan Raib
“Saksi Aries mendengar ada orang ribut dan melihat korban Mirwansyah sudah tergeletak di kebun pisang di samping rumahnya. Lalu ia pun memberitahu warga dan membawa korban ke Rumah Sakit Fadhilah Kota Prabumulih,” ujar IPTU Kosim dikutip dari TribunSumsel.com, Kamis (19/5/2022).
Selanjutnya kata Kapolsek, berdasarkan keterangan NY, istri diduga pelaku WL diketahui usai melakukan pembunuhan suaminya pulang ke rumah dengan membawa beras bersama pelaku SP yang masih keponakan mereka.
"Pelaku WL sempat pulang ke rumahnya, memberikan beras 2 kg dan sayuran. Lalu berpamitan dengan istrinya akan pergi jauh tidak akan kembali ke rumah lagi dengan tangan memegang pisau," tuturnya.
Baca juga: Jatuh dari Motor Akibat Batu, Pemuda di Bengkulu Terlindas Truk
Kosim menuturkan, saat ini istri pelaku dan anak diamankan diamankan di Polsek untuk menghindari amukan dari massa dan keluarga para korban.
"Untuk motif sendiri masih kami dalami lebih lanjut, namun informasi sementara peristiwa ini disebabkan diduga pelaku merasa dendam dengan korban Julian Pigo karena sering mengolok-olok pelaku," tambahnya.
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Ilustrasi-Jenazah-Pembunuhan.jpg)