Frekuensi Hubungan Seks yang Baik Dilakukan Agar Cepat Hamil

Berikut adalah Frekuensi Hubungan Seks yang Baik Dilakukan Agar Cepat Hamil, simak penjelasannya berikut ini.

Penulis: Irlandika Kusuma. S | Editor: M Arif Hidayat
Shutterstock
Ilustrasi: frekuensi hubungan seks agar cepat hamil 

TRIBUNBENGKULU.COM -  Frekuensi melakukan hubungan seksual agar cepat hamil dengan frekuensi yang secara teratur dipandang sebagai salah satu cara untuk cepat hamil.

Namun, apakah benar dan penting frekuensi melakukan hubungan seksual secara konsisten agar cepat cepat hamil ? Seberapa sering berhubungan intim agar hamil? Itu normal ketika Anda dan pasangan Anda mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk hamil dengan cepat.

Meskipun demikian, ingatlah bahwa pendorong utama kehamilan adalah melakukan hubungan seksual tanpa kontrasepsi. Sampai saat ini, belum ada penelitian yang menjelaskan mengenai frekuensi hubungan seks agar cepat hamil.

Dengan cara ini, seperti halnya berkonsultasi dengan dokter, Anda benar-benar ingin melakukan perubahan pada pengulangan hubungan seksual. Seperti yang telah diuraikan sedikit di atas, banyak pasangan yang menerima bahwa melakukan hubungan intim secara konsisten bisa cepat hamil.

Sejujurnya, strategi ini tidak langsung memperluas kemungkinan kehamilan. Yang mungkin terjadi adalah Anda dan pasangan Anda tidak suka berhubungan badan lagi. Kemudian, jika terus terkekang, akan menimbulkan sensasi stres yang sangat mengurangi kesuburan. 

1. Berapa kali berhubungan intim agar bisa hamil?

Jika tidak perlu repot untuk dilakukan secara konsisten, maka topik seberapa sering Anda melakukan hubungan seksual agar cepat hamil akan sering muncul dan menjadi pertanyaan.

Dikutip dari hellosehat.com yang mengutip Mayo clinic, Anda harus melakukan hubungan seksual selama periode matang Anda atau menjelang saat seorang wanita berovulasi. Oleh karena itu, Anda juga perlu mengetahui cara mengatur waktu kaya yang tepat.

Namun, Anda juga bisa menyiasatinya dengan melakukan hubungan seksual lebih sering menjelang masa subur Anda atau saat ovulasi untuk hamil. Secara keseluruhan, seberapa sering Anda harus melakukan hubungan seksual untuk hamil? Anda dan pasangan bisa melakukannya 2 hingga beberapa kali secara rutin selama masa subur atau menjelang ovulasi.

Semuanya baik-baik saja asalkan Anda dan pasangan Anda berhubungan badan sesuai keinginan dan kesepakatan bersama. Ini juga dilakukan untuk tetap merasakan chemistry, bukan tekanan. Waktu untuk berhubungan seks adalah titik fokus sebagian besar pasangan yang merencanakan kehamilan.

Untuk alasan apa tidak harus dilakukan secara konsisten? Hal ini juga dapat mempengaruhi pria. Terbukti, dari waktu ke waktu melakukan hubungan seksual ada kemungkinan hal itu dapat menurunkan jumlah dan sifat sperma. Pria bisa mendapatkan sperma yang sehat saat memberikan jeda pada masa produksi sebelum kembali melakukan hubungan seks.


Faktor-faktor lainnya yang meningkatkan peluang hamil

1. Cobalah untuk tidak menggunakan pelumas

Terlepas dari kenyataan bahwa wanita memiliki keputihan, ada kalanya mereka benar-benar membutuhkan pelumas. Kemampuannya untuk mengurangi gesekan atau taruhan cedera saat penis menyusup ke dalam vagina sehingga lebih mudah mengalir.

Meskipun demikian, Anda harus berhati-hati karena dapat menurunkan kemungkinan Anda untuk hamil. Satu studi yang diarahkan American Society for Reproductive Medicine menunjukkan bahwa pelumas tertentu dapat menghentikan atau memperlambat laju perjalanan sel sperma ke sel telur dan merusak DNA sel sperma pria.

2. Lakukan posisi seks tertentu

Apakah Anda tahu seberapa sering Anda melakukan hubungan seksual agar cepat hamil? Anda dan pasangan juga bisa memperluas peluang Anda dengan melakukan posisi seks untuk program hamil. Melakukan posisi seks tertentu seharusnya membuat sperma lebih mudah mencapai sel telur.

Sebagian dari posisi tersebut adalah doggy style, misionaris, hingga posisi wanita di atas.

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved