Harga Sawit
Harga Sawit di Bengkulu Tengah Kembali Terjun Bebas, Harga Tertinggi Hanya Rp 1.390
Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah terjun bebas pada Selasa (14/6/2022).
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: prawira maulana
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah terjun bebas pada Selasa (14/6/2022).
Penurunan harga yang terjadi di Kabupaten Bengkulu Tengah sangat signifikan, perkilogramnya turun hingga mencapai Rp 180 rupiah dan membuat harga terendah TBS sawit menyentuh harga Rp 1.360.
Denny, salah satu supplier TBS kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Tengah mengungkapkan, penurunan harga TBS yang signifikan ini terjadi diluar perkiraan.
"Kita perkirakan, dalam beberapa hari kedepan meski harga TBS turun, palingan hanya Rp 30 sampai Rp 50, tapi ini turun hingga Rp 180," ungkap Denny.
Baca juga: Panen Raya di Bengkulu Tengah, Dinas Pertanian Khawatirkan Sawah Beralih Fungsi Jadi Sawit
Baca juga: Update Harga TBS Sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kaur, Tertinggi Capai Rp 1700 per Kilogram
Selain itu, dikatakan Denny, untuk alasan pasti penyebab turunnya harga TBS dirinya masih belum mengetahui.
"Saya belum tau pasti kalau alasan dari pabriknya seperti apa, kita hanya mengikuti harga yang ditetapkan pabrik," kata Denny.
Diketahui harga TBS diseluruh pabrik kelapa sawit (PKS) yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah mengalami penurunan yang signifikan.
Untuk di PT Palma Mas Sejati, harga TBS turun Rp 140 yang semula dari Rp 1.500 sekarang menyentuh harga Rp 1.360.
Untuk di PT Agra Sawitindo, harga TBS juga turun Rp 100 yang semula dari harga Rp 1.490 sekarang menyentuh harga Rp 1.390.
Untuk PT Bio Nusantara Teknologi juga mengalami penurunan hingga menyentuh harga Rp 1.375.
Sedangkan untuk di PT Citra Sawit Lestari yang semula memegang harga tertinggi, hari ini mengalami penurunan harga sebesar Rp 180, yang semula dari harga Rp 1.540 hari ini hanya menyentuh harga Rp 1.360.
Terkait tangki timbun, dikatakan Denny, sejumlah PKS yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah mengalami kepenuhan CPO akibat belum lancarnya ekspor CPO.
"Memang tangki PKS ini masih penuh, belum ada pengiriman CPO dalam jumlah banyak, hanya tangki timbun CPO milik PT Bio yang aman untuk saat ini," ucap Denny.
Foto : Antrean truk pengangkut TBS kelapa sawit kembali mengular, Selasa (14/6/2022).
Foto : Suryadi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Antrean-Sawit-di-Benteng-13-JUNI.jpg)