Cekik dan Injak Istri, Pria di Lebong Tersangka KDRT Dimaafkan dan Bebas Berkat Restorative Justice

Seorang pria di Lebong masih dimaafkan sang istri atas tindakan KDRT. Sehingga Heri bisa bebas dari hukum melalui upaya Restorative Justice.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
HO Kejari Lebong
Pria di Lebong, Heri Julianda masih dimaafkan isterinya atas tindakan KDRT. Ia pun dibebaskan dari hukuman melalui upaya restorative justice. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra


TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seorang pria di Lebong, Heri Julianda masih dimaafkan sang istri atas tindakan KDRT. Sehingga Heri bisa bebas dari hukum melalui upaya Restorative Justice (RJ).

Tindakan KDRT ini dilakukan Heri kepada isterinya, Desti Maharani pada Jumat (15/4/2022) lalu, pukul 13.30 WIB di rumahnya di Desa Talang Ulu, Lebong Utara, Lebong.

Kronologi peristiwa KDRT ini bermula saat Heri tengah berada di ruang tamu rumah, bersama anak dan ibu kandungnya.

Kemudian, datang istrinya, saksi korban Desti Maharani, yang kemudian mengambil sang anak, dan naik ke lantai 2.

Tersangka Heri kemudian mengikuti saksi korban ke lantai 2. Tersangka kemudian meminta kunci motor, dan uang senilai Rp 650 ribu kepada saksi korban.

Namun, saksi korban tak memenuhi permintaan tersangka, dan diam.

Kemudian, saksi korban berdiri, dan marah-marah ingin mencakar muka dan memukul tersangka.

Namun, tersangka mendorong leher saksi korban hingga terjatuh. Tersangka kemudian menginjak bahu kanan saksi korban dengan kaki kanannya.

Kemudian, saksi korban kembali berdiri, dan kembali ingin mencakar dan memukul tersangka.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved