Harga TBS Sawit Bengkulu Selatan dan Kaur Naik, Tertinggi Rp 1.130 per Kilogram, Antrean Sepi

Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kaur, kembali naik, Rabu (13/7/2022).

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Kondisi pabrik CPO PT SBS di Desa Nanjungan, Bengkulu Selatan sepi antrean, Rabu (13/7/2022). Harga TBS sawit Bengkulu Selatan dan Kaur naik sedikit. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kaur, kembali naik, Rabu (13/7/2022).

Harga TBS sawit Bengkulu Selatan dan Kaur hari ini tertinggi dibanderol Rp 1.130 per kilogramnya.

Harga TBS sawit Bengkulu yang tak juga membaik ikut berimbas pada antrean truk sawit di sejumlah pabrik yang ada di Bengkulu Selatan dan Kaur. 

Setiap hari TBS sawit yang masuk hanya di angka lima persen dari hari-hari sebelumnya.

Pantauan TribunBengkulu.com, sejak dibuka kembali usai tutup libur lebaran Idul Adha hingga 3 hari kedepannya, antrean truk sawit sepo. Layaknya pabrik sedang tidak beroperasi.

Dikatakan Humas PT BSL, Idius Safari, harga TBS sawit hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp 150 per kilogramnya. 

"Kemarin kita beli TBS sawit Rp 880, hari ini naik jadi kita beli TBS Rp 930. Tetapi saat ini sangat sepi petani yang jual TBS," kata Idius kepada TribunBengkulu.com, Rabu (13/7/2022).

Harga yang sama juga naik di PT SBS yang ada di Desa Nanjungan Kabupaten Bengkulu Selatan. Pabrik membeli TBS sawit Rp 970 per kilogram yang sebelumnya hanya dibanderol Rp 820 per kilogram.

Sedangkan PT CBS hanya mengalami kenaikan sebesar Rp 100 per kilogram. Untuk wilayah Bintuhan TBS dibeli dengan harga Rp 960 per kilogram, wilayah Padang Guci Rp 1.050 per kilogram dan wilayah Manna Rp 1.130 per kilogram.

Sementara itu pemilik Delevery Order (DO) Dendi menjelaskan, hari ini pihaknya hanya mengeluarkan nota sebanyak 10 ton.

Padahal sebelumnya dalam sehari pemilik DO sampai mengeluarkan nota DO diangka 400 ton hingga 500 ton.

"Kemarin hanya 20 ton TBS Sawit yang masuk ke pabrik. Hari ini hanya 10 ton saja. Artinya penurunan yang sangat banyak dari hari-hari sebelumnya. Tapi ini baru terjadi selama tiga hari ini. Salah satu penyebabnya petani masih tunda panen akibat harga belum sesuai," ungkap Dendi.

Baca juga: Link Nonton Gratis Indonesia vs Jordania Basketball FIBA Asia Cup 2022

Baca juga: Usai Kedatangan Luhut ke Bengkulu, Soal Harga Sawit Pekan Depan Akan Rapat Dengan Pemerintah Pusat

Baca juga: Luhut ke Bengkulu, Menko Marves Ini Sebut Penurunan Pajak Ekspor CPO akan Stabilkan Harga TBS Sawit

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved