Wabah PMK di Bengkulu
Wabah PMK di Bengkulu Selatan Meluas, 147 Hewan Ternak Sembuh dari Total 475 Kasus
Penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bengkulu Selatan, meluas. Penyebaran wabah PMK sudah terjadi di empat kecamatan.
Penulis: Ahmad Sendy Kurniawan Putra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bengkulu Selatan, meluas.
Penyebaran wabah PMK sudah terjadi di empat kecamatan, terbanyak di Kecamatan Pino Raya.
Total hewan ternak terjangkit wabah PMK di Bengkulu Selatan per hari ini Kamis (14/7/2022) berdasarkan data dirilis Tim Satgas Penanganan PMK Bengkulu Selatan ada 475 kasus.
Dari total kasus PMK itu, 147 ekor ternak warga sudah dinyatakan sembuh. Terdiri dari 141 ekor sapi dan 6 ekor kerbau.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Yasirli menerangkan, kasus PMK di Bengkulu Selatan sekarang hanya menyisahkan 327 kasus lagi.
"Setiap hari pasti bertambah. Karena masyarakat di Bengkulu Selatan banyak yang tidak mengindahkan imbauan yang kita berikan,"
"Akibat tambah meluas, petugas di lapangan sedikit kewalahan sekarang untuk memberikan pengobatan terhadap ternak yang terserang PMK," kata Yasirli kepada TribunBengkulu.com, Kamis (14/7/2022).
Mencegah penyebaran tambah luas, Tim Satgas Bengkulu Selatan kembali mendirikan Posko Chek Point di beberapa titik. Sesuai dengan hasil rapat koordinasi beberapa waktu bersama TNI-Polri.
Posko chek point, hari ini Kamis (14/7/2022) mulai aktif melakukan pemantauan terhadap ternak yang ke luar masuk dari Kabupaten Bengkulu Selatan atau pun sebaliknya.
Penjagaan posko nantinya dilaksanakan secera bergantian, didukung oleh pihak kepolisian dan TNI yang telah tergabung dalam Satgas Wabah PMK.
Dengan telah bertambah lokasi penularan kasus wabah PMK di Bengkulu Selatan. Pihaknya kembali memprediksi penyebaran kasus PMK akan terus bertambah.
"Padahal sudah tahu dengan peternak daerah tersebut sudah tertular, tetapi masih saja melepas liar ternak. Imbauan, sosialisasi dan teguran sudah digencarkan sebelum kasus PMK masuk Bengkulu Selatan," jelas Yasirli.
Baca juga: Masih Banyak Siswa Bengkulu Tak Dapat Sekolah Jalur Zonasi, Ini Respon Gubernur Rohidin
Baca juga: Diduga Diretas, Isi Chat WhatsApp dan FB 5 Ponsel Keluarga Brigadir J Terhapus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Wabah-PMK-14-JULI.jpg)