Hindari Pencatutan Data, KPU Kota Bengkulu Imbau Warga Segera Cek di infopemilu

Jelang perhelatan Pemilih Kepala Daerah (Pilkada) pada 2024 nanti. Ketua KPU Kota Bengkulu, Martawansyah, mengimbau agar seluruh warga Kota Bengkulu,

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: M Arif Hidayat
Jiafni Rismawarni/Tribunbengkulu.com
Ketua KPU Kota Bengkulu, Martawansyah, saat mengimbau warga Kota Bengkulu untuk mengecek NIK di https://infopemilu.kpu.go.id/ Kamis (11/8/2022) 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Jelang perhelatan Pemilih Kepala Daerah (Pilkada) pada 2024 nanti. Ketua KPU Kota Bengkulu, Martawansyah, mengimbau agar seluruh warga Kota Bengkulu, mengecek identitasnya di https://infopemilu.kpu.go.id/.

Hal ini dilakukan, mengingat pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya terjadi pencatutan nama sebagai anggota partai politik.

"Dulu pernah terjadi, pas Pileg 2019. Itu namanya yang bersangkutan masuk di anggota parpol, namun dia tidak merasa mendaftarkan," kata Martawansyah, Kamis (11/8/2022).

Baca juga: Kabar Terbaru Polri Tak Akan Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir Yosua ke Publik: Dibuka Dipersidangan

Baca juga: Fadli Zon Singgung Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua yang Didalangi Irjen Ferdy Sambo Bak Drama India

Baca juga: Petugas Temukan Benda Tak Biasa Diduga Jimat saat Eksekusi Rumah di Bengkulu Selatan

Ia menjelaskan seseorang akan merasa dirugikan bila namanya di catut menjadi anggota partai politik, tanpa persetujuan yang bersangkutan. Pasalnya, ada beberapa persyaratan administrasi, bahkan persyaratan kerja yang salah satu syaratnya bukan anggota partai politik.

"Bagi masyarakat silakan cek data dirinya di https://infopemilu.kpu.go.id/ Apakah masuk di anggota partai atau tidak di website info Pemilu itu, " paparnya.

Misalnya, persyaratan untuk mendaftar sebagai anggota penyelenggaraan Pemilu. Misalnya di KPU, Bawaslu, hingga petugas adhock yang kesemuanya mensyaratkan bukan anggota partai politik. Termasuk juga, untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang harus netral dari semua golongan dan partai politik. Juga di anggota kepolisian maupun TNI, dilarang menjadi anggota partai politik.

"Jika masyarakat tersebut merasakan dan tidak pernah mendaftarkan sebagai anggota politik, tetapi namanya masuk di keanggotaan partai politik ya silahkan lapor, " jelas Martawansyah.

Bagi warga yang mendapati namanya dicatut, lanjutnya, maka segera melaporkan ke KPU kabupaten kota masing masing. Agar laporan tersebut segera ditindaklanjuti.

"Ya bagi yang merasa tidak pernah mendaftarkan ya silahkan lapor, " imbaunya. 

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved