Harga TBS Sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur Masih Stagnan, Tertinggi Rp 1.570 per Kilogram

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik pada Sabtu (3/9/2022), lalu bagaimana dengan harga TBS sawit di Bengkulu?

Ahmad Sendy/TribunBengkulu.com
Antrean truk angkut TBS sawit. Harga TBS sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur tertinggi masih di angka Rp 1.570 per kilogram. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik pada Sabtu (3/9/2022), lalu bagaimana dengan harga TBS sawit di Bengkulu?

Harga TBS sawit di Bengkulu setelah harga BBM naik ternyata tak ikut-ikutan naik. Hari ini, Minggu (4/9/202) harga TBS Sawit di Provinsi Bengkulu khususnya Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kaur masih stagnan.

Sempat mengalami kenaikan beberapa hari terakhir, harga TBS sawit di Bengkulu Selatan dan Kaur masih sama dengan harga kemarin tertinggi Rp 1.570 per kilogram untuk di tingkat pabrik.

Tidak adanya kenaikan harga, disebabkan karena harga Crude Palm Oil (CPO) juga stagnan. Hal tersebut diakui, Humas PT BSL Idius Safari.

"Kalau kami itu mau-mau saja naikan harga. Tetapi kalau boleh tahu, harga CPO saat ini masih diangka Rp 10.000 untuk harga CPO yang masih segar. Sedangkan untuk CPO yang sudah lama atau kadar keasaman sudah tinggi tertentu lebih mahal, saat ini diangka Rp 11.000," kata Idius kepada TribunBengkulu.com, Minggu (4/9/2022).

Sementara untuk menyetok CPO terlalu lama, lanjut Idius tidak mungkin, karena mengakibatkan tangki timbun penuh yang dapat mengakibatkan pabrik tidak bisa melakukan produksi lagi.

Untuk itu Idius berharap masyarakat atau petani dapat memaklumi kondisi sekarang ini. "Semoga kedepannya keuangan dan situasi juga ikut mulai kembali normal seperti dulu lagi," ucap Idius.

Harga TBS sawit di PT BSL, masih tetap di angka Rp 1.380 per kilogram untuk harga umum dan Rp 1.520 per kilogram untuk harga mitra.

Begitupun dengan harga beli di PT CBS, Kaur hari ini juga belum ada kenaikan. Asisten Pembelian Buah PT CBS, Yuliman mengatakan harga beli tertinggi masih di angka Rp 1.570 per kilogram untuk wilayah Bengkulu Selatan dan Rp 1.400 per kilogram untuk wilayah Bintuhan.

"Harga tidak berubah. Yang berubah saat ini pembelian TBS sawit, yang dari sebelumnya diangka 700-800 ton. Saat ini hanya diangka 400-500 ton setiap hari," kata Yuliman kepada TribunBengkulu.Com, Minggu (4/9/2022).

Sedangkan harga di PT Sinar Bengkulu Selatan atau SBS hari ini tetap di angka Rp 1.350 per kilogram.

Kemudian, untuk harga di PT APLS hari ini juga sama masih diangka Rp 1.510 tiap kilogram.

Baca juga: Harga BBM Naik, Harga Cabai di Bengkulu Ikut-Ikutan Naik, Tembus Rp 120 Ribu per Kilogram

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved