Penambang Emas di Lebong Tewas
Evakuasi 4 Penambang Emas Tewas di Lebong Berlangsung Dramatis, Sempat Terhambat Medan Ekstrem
Evakuasi empat orang penambang emas tradisional di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu tewas berlangsung dramatis.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Evakuasi empat orang penambang emas tradisional di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu tewas berlangsung dramatis.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, Hendera mengatakan saat evakuasi pihaknya sempat terhambat karena medan yang cukup ekstrem.
"Medan cukup jauh dari pemukiman warga dan satu korban yakni Iwan Faisal dalam proses pencarian. Mengingat kedalaman lubang di lokasi kejadian sampai 40 meter," ujar Hendra, Kamis (8/9/2022).
Baca juga: BREAKING NEWS: Empat Penambang Emas Tradisional di Lebong Ditemukan Tewas
Pihaknya belum bisa memastikan penyebab korban tewas, namun dugaan sementara keempatnya meninggal akibat kehabisan oksigen di dalam lubang.
Karena pihak BPBD Lebong dan warga juga terhambat pencarian akibat minimnya oksigen di sana.
"4 orang yang sudah ditemukan tidak bernyawa diduga kehabisan oksigen dengan kondisi sudah mengeluarkan aroma," tutupnya.
Keempat penambang itu ditemukan tewas di lubang galian sedalam 40 meter, pada Kamis (8/9/2022).
Baca juga: Empat Penambang Emas Tradisional di Lebong Tewas di Lubang Galian Sedalam 40 Meter
Mereka ditemukan tewas di sekitar lubak Tik Aseak Desa Tambang Saweak, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong.
Keempat orang penambang emas tradisional ini, Aryanto (31), Iwan Faisal (34), dan Riski Manaki (25) warga Air Kopras Kecamatan Pinang Belapis.
Sedangkan, Madon (25) Muara Rupit Lubuk Linggau.
Baca juga: BREAKING NEWS: 2 Tersangka Korupsi Pembangunan Jembatan Menggiring Mukomuko Ditahan Jaksa
Data yang dihimpun Tribunbengkulu.com, penambang emas itu, pada Sabtu (3/9/2022) lalu pergi ke tambang, dengan bekal 2 nasi bungkus serta perlengkapan seadanya.
Namun, hingga Rabu kemarin (7/9/2022) keempatnya tidak ada kabar dan tidak kunjung pulang kerumah.
Hal itu membuat keluarga korban merasa khawatir melaporkan peristiwa itu kepada pihak terkait.
Baca juga: Penampakan Pohon Raksasa Tikungan Hantu Bauk Kepahiang, Sulit Ditebang Hingga Sebabkan Macet Parah
Akhirnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong mendapatkan laporan.
Langsung menerjukan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi, pada Kamis (8/9/2022) pagi.
"Team TRC dan masyarakat sedang melakukan evakuasi baru ditemukan 3 atas nama Madon, Aria (Aryanto) dan Riski," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Evakuasi-empat-jenazah-penambang-emas.jpg)