Kamis, 23 April 2026

HUT ke 54 Provinsi Bengkulu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Minta Maaf

Tepat hari ini, Jumat 18 November 2022 Provinsi Bengkulu berusia 54 tahun. Dalam momentum ini, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah meminta maaf

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menjadi inspektur upacara HUT ke 54 Provinsi Bengkulu, Jumat (18/11/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Tepat hari ini, Jumat 18 November 2022 Provinsi Bengkulu berusia 54 tahun.

Dalam momentum ini, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta maaf kepada seluruh masyarakat di Bumi Raflesia.

Hal ini, dikarenakan pihaknya terpaksa menghentikan pembangunan infrastruktur selama 2 tahun, dikarenakan pandemi 2020 lalu.

"Saya 2 tahun di  2020-2021, 2021-2022 (anggaran, red) saya minta maaf kepada masyarakat Bengkulu, karena selama dua tahun itu pembangunan terhenti," kata Rohidin, usai upacara peringatan HUT Provinsi Bengkulu ke 54, Jumat (18/11/2022).

Ia menjelaskan,akibat adanya pandemi Covid-19 membuat fokus anggaran daerah, beralih ke penanganan dampak pandemi Covid-19. Terutama di sektor kesehatan, dan ekonomi.

"Sehingga banyak jalan jalan yang rusak sehingga terkesan terbengkalai. Sekarang di APBD perubahan, APBD 2023 semua akan kita perbaiki, " jelas Rohidin.

Dalam momentum HUT Provinsi Bengkulu ke 54 ini, kata Rohidin, memang harus disyukuri sebagai awal kembali bangkit untuk Bengkulu yang lebih baik.

"Ini ulang tahun yang ke 54, patut kita syukuri apalagi hampir 2 tahun kita terhenti semua kegiatan pembangunan karena pandemi. Ini patut kita syukuri, dan jadi momentum awal kita kembali melakukan kegiatan ekonomi, kemasyarakatan, termasuk pembangunan," papar Rohidin.

Meskipun 2 tahun ini dari sisi pembangunan sifatnya fisik, Pemprov Bengkulu harus terhenti prosesnya.

Namun, Rohidin memastikan bahwa diluar sektor non fisik, yakni berkenaan dengan kepemerintahan, yang tidak berkenaan dengan anggaran, berjalan lancar.

"Alhamdulillah berjalan baik. Penghargaan pengelolaan keuangan daerah lima tahun berturut-turut, pengendalian inflasi, keterbukaan informasi, tapi tadi yang sifatnya pembangunan fisik memang kita terhenti, " imbuhnya.

Kendati demikian, mulai di anggaran APBD perubahan 2022 ini, ia memastikan pembangunan infrastruktur di Provinsi Bengkulu akan digenjot.

Apalagi, pandemi Covid-19 sudah melandai. Sehingga, tidak ada halangan lagi untuk melakukan progres pembangunan.

"Saya kira semua daerah juga seperti ini, bahkan program strategis nasional pun juga banyak mengalami penundaan. Prinsipnya kita genjot di APBD perubahan, dan APBD tahun berikutnya," ungkap Rohidin.

Baca juga: BREAKING NEWS: Hujan Deras dengan Intensitas Tinggi, 316 KK di Mukomuko Terendam Banjir

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved