OTT Oknum Wartawan Bengkulu Tengah

Wartawan Gadungan di Bengkulu Terjaring OTT, Penangkapan Diwarnai Tembakan Polisi

Penangkapan Sa (37) seorang wartawan gadungan yang tertangkap tangan usai memeras mantan Sekdes di Bengkulu Tengah diwarnai tembakan dari petugas

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Arif Hidayat
HO Polres Bengkulu Tengah
Satreskrim Polres Bengkulu Tengah saat berhasil mengamankan oknum wartawan yang diduga melakukan pemerasan terhadap mantan Sekdes di Bengkulu Tengah, Rabu (30/11/2022). 

Ralat Redaksi:

Semula redaksi menyebut Sa sebagai oknum wartawan. Namun belakangan diketahui Sa bukan merupakan wartawan. Dia adalah wartawan gadungan. Terimakasih.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Penangkapan Sa (37) seorang wartawan gadungan yang terjaring operasi tertangkap tangan (OTT) usai memeras mantan Sekdes di Bengkulu Tengah diwarnai tembakan dari petugas kepolisian, Rabu (30/11/2022). 

Hal tersebut diungkapkan Jamali (49) petugas parkir yang berada di lokasi kejadian dan melihat langsung proses penangkapan tersebut. 

"Tadi tu saya mau ngambil duit parkir dari mobil pelaku ini, tapi tiba-tiba langsung datang petugas sambil nembak ke atas," kata Jamali, Rabu (30/11/2022). 

Hal itu pun sontak menghebohkan warga yang berada disekitar lokasi, pasalnya area tersebut merupakan lokasi yang cukup ramai dilewati sejumlah warga. 

"Saya kira awalnya tadi orang bawa narkoba, ternyata orang meras," ungkap Jamali. 

Sebelumnya, seorang oknum wartawan gadungan diamankan Satreskrim Polres Bengkulu Tengah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat melakukan pemerasan terhadap seorang mantan Sekdes Tanjung Raman Kecamatan Taba Penanjung Bengkulu Tengah, Rabu (30/11/2022). 

Diketahui, oknum wartawan tersebut mengaku dari media online Garuda yakni Sa (37) warga Desa Dusun Pulau Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko. 

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Tengah,Iptu Donald Sianturi menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat pihaknya mendapatkan informasi terkait dugaan pemerasan terhadap mantan Sekdes Tanjung Raman. 

"Sa ini mengaku wartawan dari Media Garuda, kemudian pelaku memaksa korban ancaman akan memasukkan surat pengaduan ke Kejari Bengkulu Tengah," ujar Donald kepada TribunBengkulu.com, Rabu (30/11/2022). 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved