Oknum Dokter RSHD Manna Tolak Pasien

Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Hapuskan Insentif Dokter, Imbas Oknum Dokter Tolak Pasien

Adanya kabar oknum dokter tolak pasien akhirnya berbuntut panjang. Lantaran, akibat kejadian tersebut di tahun 2023 Bupati Gusnan Pastikan insentif pa

Ahmad Sendy Kurniawan Putra/TribunBengkulu.Com
Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi menyesalkan adanya oknum dokter RSHD Manna mengabaikan pelayanan terhadap pasien, Jumat (2/12/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Insentif dokter di Bengkulu Selatan (BS) bakal dihapus. Hal ini dipicu lantaran adanya oknum dokter di RSHD Manna menolak pasien cuci darah.

Dikatakan Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, penghapusan insentif dokter tidak serta merta dilakukan sepihak.

Ia akan melakukan pembahasan terlebih dahulu dengan dinas terkait serta pimpinan daerah.

"Kalau dihapus sudah saya pastikan dihapus. Tetapi untuk kedepannya pasti ada gantinya. Tidak mungkin kita hilangkan sama sekali. Kita akan ubah pola pemberian saja," kata Gusnan kepada TribunBengkulu.com, Jumat (2/12/2022).

Misalnya, jika insentif dihapuskan akan dilakukan sistem kinerja. Dengan kata lain, pengganti insentif dilakukan sesuai dengan kinerja dari para dokter tersebut.

"Mungkin kita ganti dengan tukin (tunjangan kinerja, red) nanti. Jadi, jika tukin berapa jam dokter tersebut bekerja. Maka sebanyak itu saja kita bayarkan," ujar Gusnan.

Bupati Gusnan Geram

Bupati Bengkulu Selatan (BS) Gusnan Mulyadi yang mendapat laporan ada oknum dokter mengabaikan pelayanan terhadap pasien pun geram.

"Kejadian yang terjadi ini bukan kali pertama, tetapi ini sudah lebih dari satu kali. Padahal, pelayanan terhadap rakyat adalah hukum tertinggi," kata Gusnan Mulyadi kepada TribunBengkulu.com, Jumat (2/12/2022).

Bahkan, Gusnan berjanji segera menindak lanjuti kejadian ini dengan sangat serius. Jika terus dilakukan pembiaran, maka pelayanan yang ada tetap tidak akan efektif seperti yang diharapkan.

"Saya akan segera lakukan evaluasi terhadap seluruh manajemen RSHD, terutama dinas kesehatan akan segera dilakukan pembahasan," ungkap Gusnan Mulyadi.

Kedepannya bupati akan segera melakukan evaluasi terhadap insentif para tenaga kesehatan yang ada di RSHD Manna.

"Kedepannya insentif para tenaga kesehatan akan saya hapuskan, untuk masalah penggantiannya akan kita lakukan pembahasan dulu," jelas Gusnan Mulyadi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved