Benteng Pertama Inggris di Bengkulu Ternyata Benteng York Bukan Benteng Marlborough
Benteng York merupakan salah satu benteng sisa zaman penjajahan yang ada di Kota Bengkulu.
TRIBUNBENGKULU.COM. BENGKULU - Benteng York merupakan salah satu benteng sisa zaman penjajahan yang ada di Kota Bengkulu.
Bahkan, Benteng York merupakan benteng Inggris pertama yang didirikan di Bengkulu sebelum Benteng Marlborough.
Benteng York ini bermula dari Traktat York (perjanjian York).
Dimana, Ekspedisi Madras yang dipimpin oleh Ralph Ord, berlabuh di Bencoolen pada tanggal 24 Juni 1685.
Pada tanggal 12 Juli 1685, Perjanjian antara kerajaan Selebar, Pangeran Raja Muda dari Sungai Lemau dan Ralph Ord dari Inggris, yang dikenal dengan Traktat York.
Baca juga: Benteng Marlborough Basis Pertahanan Tentara Inggris Zaman Kolonial di Bengkulu
Benteng york merupakan benteng yang diperkirakan berukuran 50x50 meter.
Fort York merupakan benteng paling tua yang ada di Bengkulu.
Bahkan, benteng ini juga sebagai benteng pertama yang di bangun oleh bangsa Inggris di Sumatera.
Benteng york merupakan benteng yang dibangun oleh Inggris usai mendapat izin dari kajaan Selebar.
Tujuan berdirinya Fort York sebagai wilayah pemukiman, kantor kongsi dagang, barak militer dan benteng pertahanan
Namun, pada 1714 kondisi Fort York dan barak-barak telah semakin rapuh, sementara air hujan secara terus-menerus membasahi ruangan tempat tinggal para penghuni.
Baca juga: Napak Tilas Rumah Fatmawati di Bengkulu dan Mesin Jahit Kuno yang Merajut Sang Saka Merah Putih
Joseph Collrt yang menjadi pimpinan Garnizun di Bengkulu pada 1712 menarik kesimpulan bahwa Fort York membutuhkan perbaikan besar dan lokasi benteng dinilai tidak tepat.
Kemudian pada 1712, Joseph menulis surat kepada dewan direksi EIC
yang mengusulkan agar membangun benteng baru di tempat yang disebut Carrang atau dalam bahasa lokal disebut Ujungkarang.
Sayangnya Benteng York kini yang tersisa hanya reruntuan dari kejayaan banggunan benteng york.
Meski begitu, saat ini sisa bangunan Fort York masih terlihat kokoh berdiri meski bentuknya tak lagi sempurna. (Agil Setiady Utama/MG10)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/benteng-york.jpg)