Persetubuhan dan Eksploitasi Anak

BREAKING NEWS: 3 Pelaku Persetubuhan dan Eksploitasi Anak di Bengkulu Diciduk

3 Pelaku Persetubuhan dan Eksploitasi Anak Dibawah Umur Diciduk Polresta Bengkulu

Penulis: Beta Misutra | Editor: Hendrik Budiman
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Kabag Ops Polresta Bengkulu, Kompol Jufri didampingi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, AKP Welliwanto Malau, saat menggelar press release di Polresta Bengkulu, Kamis (19/1/2023) sore ini. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Sebanyak 3 orang pelaku persetubuhan dan eksploitasi anak dibawah umur diciduk Tim Resmob Macan Gading Sat Reskrim Polresta Bengkulu.

Ketiganya yaitu Da (30), AA (24) dan BE (40) dengan korbannya yaitu seorang anak perempuan yang masih berusia 15 tahun.

Kronologi bermula saat korban mendatangi tersangka Da dan AA yang merupakan kenalannya di sebuah rumah bedengan yang ada di kawasan Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu.

Korban mengatakan, kepada tersangka DA bahwa saat ini dirinya sedang membutuhkan uang, dan membutuhkan pekerjaan.

Baca juga: Tim Buser Bengkulu Tengah Sempat Dikepung Warga saat Kejar Motor Curian Hingga ke Empat Lawang

Selanjutnya tersangka Da langsung menawarkan korban dengan temannya BE (40) sebesar Rp 2 juta yang juga merupakan tersangka dalam kasus ini.

Dengan kesepakatan Da akan menerima Rp 1 juta, dan korban akan mendapatkan uang Rp 1 juta dari tersangka BE.

Setelah adanya kesepakatan, BE memberikan uang Rp 1 juta kepada Da, dan kemudian membawa korban yang masih di bawah umur ini ke rumahnya.

Di rumah itulah kemudian BE melakukan persetubuhan terhadap korban. Setelah itu BE memberikan uang Rp 1 juta kepada korban sesuai kesepakatannya dengan Da sebelumnya.

Uang yang diterima dari tersangka BE sebesar Rp 1 juta, kemudian dibagi oleh Da kepada tersangka AA.

Uang tersebut telah mereka pergunakan untuk membeli beberapa kebutuhan dan juga minuman keras.

Selang beberapa hari dari kejadian tersebut, korban juga disetubuhi oleh Da di tempat korban dan pelaku tinggal sebanyak 4 kali.

"Akibat kejadian ini orang tua korban tidak terima dan melaporkan kejadian ini ke Polresta Bengkulu," ungkap Kabag Ops Polresta Bengkulu, Kompol Jufri didampingi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, AKP Welliwanto Malau, saat menggelar press release di Polresta Bengkulu, Kamis (19/1/2023) sore ini.

Atas laporan tersebut, kemudian Tim Resmob Macan Gading Sat Reskrim Polresta Bengkulu langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Hasilnya tim berhasil mengamankan 3 orang, yaitu Da, AA dan BE di kediamannya masing-masing, pada Selasa (17/1/2023).

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa beras, minuman keras jenis anggur merah, yang dibeli dari hasil kejahatan yang dilakukan tersangka.

"Untuk Da dan AA disangkakan Pasal 88 Jo. pasal 761 tentang perlindungan anak dengan ancaman paling lama 10 tahun penjara. Da juga disangkakan pasal lainnya bersama BE yaitu Pasal 81 Ayat 2 tentang perlindungan anak. Dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun atau denda paling banyak Rp 5 Miliar," ujar Jufri.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved