Hanya Lulusan SD, Warga Binaan Lapas Curup Ini Ciptakan Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas
WBP tamatan SD di Lapas Kelas II A Curup, Membuat Kompor berbahan bakar oli bekas, ia mengklaim penggunaan oli bekas lebih hemat.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: M Arif Hidayat
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Meski hanya lulusan sekolah dasar alias SD, salah seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) bernama Pani (42) mampu berinovasi membuat kompor menggunakan bahan bakar oli bekas.
Pani yang sudah menjalankan masa tahanan selama lebih kurang 4 tahun, terinspirasi membuat kompor dengan bahan bakar ini, karena gas cukup mahal.
"Baru 3 bulan yang lalu saya buatnya, karena waktu itu saya mencoba menggunakan tenaga uap dari pembakaran kayu, untuk memasak baglog jamur namun boros," ungkapnya saat diwawancarai oleh Tribunbengkulu.com, pada Sabtu (21/1/2023).
Lanjutnya, saat sedang membuat baglog jamur ia terpikirkan untuk menggunakan oli bekas, selama percobaan 3 bulan ini, ia sudah menciptakan prototype dari kompor ini.
Pani yang hanya lulusan sekolah dasar ini, sudah 3 kali percobaan pembuatan kompor bahan bakar oli bekas.
"Untuk membeli oli bekas bisa di bengkel mana saja, 1 liter Rp 2 ribu saja, 1 liter oli bekas bisa digunakan selama lebih kurang 1-2 jam untuk hidup," tuturnya.
Cara menggunakan kompor oli bekas ini, menggunakan 2 unit pipa serta blower, tahap awal untuk menghidupkannya menggunakan potongan karpet telur yang diteteskan dengan oli bekas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pani-WBP-Lapas-Kelas-II-A-Curup-bersama-Kompor-Oli-Bekas.jpg)