Pasca Bengkulu Bebas Kasus PMK, Stok Ketersedian Sapi Potong Diklaim Mencukupi
Stok sapi potong di Provinsi Bengkulu diklaim dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan nanti.
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Stok sapi potong di Provinsi Bengkulu diklaim dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan nanti.
Hal ini sejalan dengan kondisi Provinsi Bengkulu masuk wilayah yang sudah terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
"Tapi pengawasan lalu lintas hewan ternak masih diperketat. Jadi pemerintah pun menjamin stok sapi potong, " kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu M. Syarkawi, Rabu (1/3/20230.
Ia menjelaskan ada 13.747 hewan ternak yang telah terjangkit PMK. Yakni sapi, kambing dan kerbau di Bengkulu. 49 diantaranya hewan dipotong bersyarat dan 84 dinyatakan mati
"Sisanya itu dinyatakan sembuh, " ujarnya.
Baca juga: Program Replanting Sawit di Desa Sukasari Seluma Bengkulu Diprotes, Ini Penyebabnya
Ia mengungkapkan walaupun di Bumi Raflesia dinyatakan telah bebas dari penyakit mulut dan kuku itu.
Namun, vaksinasi khusus pada hewan ternak masih terus dilakukan. Ini untuk menekan adanya kasus baru.
"Ini untuk mengantisipasi mobilitas tinggi lalu lintas hewan ternak selama Ramadhan, pemerintah tetap memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak," tukasnya.
Sehingga setiap hewan ternak yang akan masuk ke wilayah bengkulu wajib dilengkapi surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dan hewan ternak dapat dipastikan tak membawa penyakit seperti PMK.
"Pemerintah pun menjamin ketersediaan stok sapi potong, nantinya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan, " paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kadis-keswan.jpg)