Kamis, 30 April 2026

Perekrutan Staff PPK di Bengkulu Tengah Diduga Ada Kecurangan, Tak Ikut Tes Tapi Lulus

Sekretariat KPU Bengkulu Tengah melakukan perekrutan tenaga pendukung sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebanyak dua orang setiap kecamata

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya
291 calon PPK KPU Bengkulu Tengah mengikuti tes tertulis untuk memperebutkan 55 Kursi PPK, Selasa (6/12/2022). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Sekretariat KPU Bengkulu Tengah melakukan perekrutan tenaga pendukung sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebanyak dua orang setiap kecamatan pada Selasa (28/2/2023) lalu. 

Namun, dari proses perekrutan tenaga pendukung sekretariat PPK tersebut diduga ada kecurangan, pasalnya, ada salah satu peserta yang tidak mengikuti tes komputer namun lulus menjadi tenaga pendukung. 

Hal itu pun membuat salah satu peserta yang tidak lulus protes dan mempertanyakan hasil seleksi yang dilakukan sekretariat KPU tersebut. 

"Waktu kami datang untuk tes, kan tesnya ada tes pengoperasian komputer dan wawancara, namun ada satu peserta yang tidak tes komputer tetapi langsung tes wawancara saja, malah terpilih," ujar Yeni Anestina, salah satu peserta yang tidak lulus, Rabu (8/3/2023). 

Baca juga: Polisi di Bengkulu Tengah Tangkap Dua Residivis Spesialis Curanmor, Diringkus di 2 Lokasi

Hal itu bukan karangan Yeni belaka, pasalnya Yeni melihat langsung saat peserta yang terpilih tersebut masuk ke ruangan tes komputer tetapi langsung diminta keluar dan langsung menuju ruangan wawancara. 

"Waktu dia (peserta yang lulus, red) masuk ke ruangan tes komputer, langsung di suruh keluar dan masuk ke ruangan wawancara, pas saya tanya katanya memang dia tidak bisa pakai komputer," kata Yeni. 

Karena merasa keberatan, Yeni pun mendatangi kantor KPU Bengkulu Tengah untuk mendapatkan penjelasan, namun sayangnya Yeni tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan. 

"Waktu Yeni datang ke kantor KPU itu, yang ada disitu Ketua KPU, katanya perekrutan itu ranah Sekretaris, tetapi sekretaris saat itu sedang ada kegiatan di Lombok," ungkap Yeni. 

Yeni pun akhirnya membuat surat keberatan yang ditujukan ke KPU Bengkulu Tengah dan ditembuskan ke Bawaslu Bengkulu Tengah dan Bawaslu Provinsi Bengkulu. 

"Saya ingin tahu sebenarnya penilaian kelulusan itu seperti apa, di persyaratan dijelaskan, bahwa harus mahir komputer, kok ini yang tidak bisa komputer bisa lulus, jadi aneh sekali ini, besok saya akan ke kantor Bawaslu untuk buat laporan," ungkap Yeni. 

Sementara itu, Sekretaris KPU Bengkulu Tengah, Raja Sahnan membantah bahwa ada peserta yang tidak mengikuti tes komputer pada saat seleksi. 

"Semuanya ikut tes komputer, mungkin tidak mahir saja, tetapi kan poin penilaian itu ada 7 poin, bukan hanya soal nilai tes komputer saja," kata Raja saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved