Inter Milan
Samuel Eto'o Salah Penyerang Terbaik Inter Milan yang Paling Diremehkan Pada Masanya
Pada tanggal 20 Oktober 2010, Gareth Bale mencetak hat-trick melawan Inter Milan yang membantu mendorongnya menjadi superstar.
Penulis: Achmad Fadian | Editor: Hendrik Budiman
TRIBUNBENGKULU.COM - Pada tanggal 20 Oktober 2010, Gareth Bale mencetak hat-trick melawan Inter Milan yang membantu mendorongnya menjadi superstar dan akhirnya ke Real Madrid.
Tapi bintang sebenarnya dari pertunjukan malam itu Inter Milan Vs Tottenham Hotspur adalah seorang pria yang pantas mendapat pujian lebih yaitu Samuel Eto'o.
Musim 2010-2011 adalah musim pertama Tottenham di Liga Champions, dan setelah mengalahkan Twente dalam pertandingan kandang pertama mereka, tim asuhan Harry Redknapp bertandang ke Inter Milan untuk pertandingan pertama dari dua pertandingan mereka melawan sang pemegang.
Baca juga: Nasib Simone Inzaghi di Inter Milan Dipertaruhkan pada Laga Spezia dan Porto
Yang terjadi selanjutnya, seperti yang akan dikatakan banyak orang kepada anda, adalah bahwa Bale menakuti Maicon bek Inter Milan yang menjagal Bale kala itu.
Bale mengakhiri karier pemain Brasil itu dan membantu Spurs berlayar ke posisi pertama dalam grup Liga Champions. Tapi itu tidak cukup akurat.
Gareth Bale mencetak hat-trick di San Siro dan membantu Spurs menang 3-1 di pertandingan sebelumnya, tetapi Treble Winner Italia itu datang ketika Spurs sudah tertinggal 4-0 dari tim yang dipimpin oleh Samuel Eto yang merupakan striker Inter Milan.
Jika anda belum melihat permainannya, anda dapat dimaafkan karena tidak menyadari Samuel Eto'o bahkan bermain.
Spalagi memberikan kontribusi serangan yang krusial bagi Inter Milan, dan kurangnya pengakuan mengikutinya sepanjang karier di mana dia mencapai lebih dari sekadar banyak teman sebayanya.
Menjelang pertandingan melawan Spurs, Inter Milan unggul dari lawan mereka di puncak grup dengan selisih gol, sebagian besar berkat hat-trick Samuel Eto'o dalam kemenangan 4-0 atas Werder Bremen kala itu.
Dan benar saja, striker Kamerun itu memainkan perannya sekali lagi melawan Spurs.
Dialah yang memainkan Javier Zanetti untuk gol pembuka Inter Milan pada menit kedua, menenangkan rasa gugup dengan cara yang sempurna.
Samuel Eto'o juga yang mengonversi dari titik penalti usai Heurelho Gomes menjatuhkan Jonathan Biabiany.
Samuel Eto'o juga yang memberikan umpan cekatan untuk memberi umpan kepada Dejan Stankovic, membuat Inter Milan unggul 3-0 dalam waktu 15 menit.
Baca juga: Jelang Inter Milan Bertamu ke Spezia, Nerazzurri Dihantui Rentetan Hasil Buruk Hadapi Klub Kecil
Dan Samuel Eto'o yang membuat mereka unggul empat sebelum jeda, menyenggol umpan Philippe Coutinho melewati penjaga gawang pengganti Carlo Cudicini.
Sepanjang karirnya, Samuel Eto'o melakukan semua yang diminta darinya dan lebih banyak lagi, namun di banyak kalangan dia dinilai tepat di bawah yang terbaik dalam permainan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Samuel-Etoo-Salah-Satu-Penyerang-Terbaik-Inter-Milan-dan-Paling-Diremehkan-Pada-Masanya.jpg)