Religi
Sholawat Munjiyat Dibaca Setelah Sholat Apa? Baca Sholawat Ini Ditengah Keheningan Malam
Jika kamu bertanya Sholawat Munjiyat dibaca setelah sholat apa? Berikut penjelasannya untuk anda. Sholawat Munjiyat dianjurkan oleh para ulama dibaca
Penulis: Achmad Fadian | Editor: M Arif Hidayat
TRIBUNBENGKULU.COM - Jika kamu bertanya Sholawat Munjiyat dibaca setelah sholat apa? Berikut penjelasannya untuk anda.
Sholawat Munjiyat dianjurkan oleh para ulama dibaca, setelah melaksanakan Sholat Tahajud, dimana Sholat Tahajud ditengah keheningan malam yang bikin kita semakin khusyuk dalam Sholat.
Selain itu, membaca Sholawat Munjiyat ini juga dianjurkan sebanyak 100 kali, setelah kamu melaksakan Sholat Tahajud tadi.
Namun perlu kamu ingat, Sholat Tajahud wajib dilaksakanan setelah kamu tidur dimalam hari, mau itu tidur satu sampai dua jam, asalkan kamu sudah tertidur di malam hari.
Berikut lirik Sholawat Munjiyat dari latin hingga terjemahan Bahasa Indonesia.
Sholawat Munjiyat
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ
السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَـــا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَـــاتِ
Latin: Allahumma shalli 'ala Sayyidina Muhammadin wa 'ala ali Sayyidina Muhammadin shalatan tunjina biha min jamiil ahwali wal afat wa taqdhi lana biha jami'al hajat wa tuthahhiruna biha min jami'is sayyiat wa tarfa'una biha 'indaka a'lad darajat wa tuballighuna biha aqshal ghayat min jami'il khairati fil hayati wa ba'dal mamat.
Artinya: "Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad, dengan shalawat itu, Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan menakutkan dan dari semua cobaan. Dengan shalawat itu, Engkau akan mengabulkan hajat kami, dengan shalawat itu, Engkau akan menyucikan kami dari segala keburukan, dengan shalawat itu, Engkau akan mengangkat kami ke derajat yang paling tinggi, dengan shalawat itu, Engkau akan menyampaikan kami kepada tujuan yang paling sempurna dalam semua kebaikan, ketika hidup dan setelah mati".
Kronologi Kemunculan Sholawat Munjiyat
Sholawat munjiyat muncul atas sebuah peristiwa di masa lalu yang dialami oleh seorang a'rif. Kronologi kemunculan sholawat munjiyat digambarkan pada bacaan berikut:
قال بعض العارفين كنت في مركب فعصفت علينا الريح فأشرفنا على الغرق فرأيت النبي صلى الله عليه وسلم في منامي فقال قل لهم يقولون اَللهم صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْآفَاتِ، وَتَقْضِيْ لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْحَاجَاتِ، وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ، وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ، وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِيْ الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ فاستيقظت فقلناها جميعا فسكن الريح بإذن الله تعالى
Artinya:
"Sebagian orang arif berkata: 'aku berada di kapal, kemudian badai berembus kencang, yang hampir saja menyebabkan kami tenggelam. Lalu aku (tertidur dan) melihat Rasulullah SAW dalam mimpi, beliau bersabda: Katakan pada mereka bacalah doa Allâhumma shalli 'ala Muhammadin shalâtan tunjina biha min jami'il ahwali wal afat wa taqdhi lana biha jami'al hajat wa tuthahhiruna biha min jami'is sayyiat wa tarfa'una biha 'indaka a'lad darajat wa tuballighuna biha aqshal ghayat min jami'il khairati fil hayati wa ba'dal mamat, kemudian aku terbangun dan kami ucapkan bacaan sholawat itu, lalu angin pun terdiam atas seizin Allah ta'ala". (Abdurrahman bin Abdissalam Ash-Shafuri, Nudhah al-Majalis wa Muntakhab an-Nafais, hal. 284).
Dalam kitab al-Fajr al-Munir fi as-Salat ala al-Basyir wa an-Nadzir, tokoh a`rif yang digambarkan adalah Syekh As-Salih Musa ad-Dlarir atau dikenal dengan Syekh Musa. Ia adalah salah satu pemimpin tarekat Syadziliyah.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tarekat diartikan sebagai santri tasawuf. Ulama tasawuf adalah orang yang mengajarkan cara hidup, menuju jalan kebenaran.
Dalam buku Rahasia Berkah Sehat Shalawat karya M. Syukron Maksum dan A. Fathoni el-Kaysi, tertulis bahwa ketika kapal dihantam badai, Syekh Musa diminta oleh para penumpang kapal untuk berdoa kepada Allah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Sholawat-Munjiyat-Dibaca-Setelah-Sholat-Apa-Baca-Sholawat-Ini-Ditengah-Keheningan-Malam.jpg)