Sabtu, 13 Juni 2026

Kelahiran Pancasila, Lukisan Tersirat Kehadirannya

Kenapa memperingati kelahiran Pancasila menjadi begitu penting bagi negara dan seluruh masyarakat Indonesia

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Dempo Xler saat mengisi dialog Kebangsaan. 

BPUPKI bertugas, menyelidiki dan mengumpulkan usulan pasti yang diberikan kepada Pemerintahan Jepang untuk dipertimbangkan bagi kemerdekaan Indonesia.

Dari sini, lahirlah lima asas ideologi negara Indonesia yang di sampaikan oleh Muhammad Yamin secara tertulis dan terbuka di hadapan Dewan BPUPKI.

Usulan tersebut tertuang atas pertimbangan sejarah perjuangan masyarakat Indonesia yang sangat panjang dan melelahkan, serta melihat usaha-usaha yang telah dilakukan oleh banyak para pejuang kemerdekaan selama ini.

Selanjutnya, berdasarkan usulan tersebut, oleh Ir. Soekarno (Bung Karno) di depan sidang dewan BPUPKI, diusulkanlah ke lima asas tersebut dan oleh Bung Karno di beri nama Pancasila.

Ketua Komisi I Dempo Xler.
Ketua Komisi I Dempo Xler. (HO Dempo Xler)

Singkatnya, ditetapkan pada tanggal 1 Juni 1945 menjadi hari penting dan bersejarah atas lahirnya Pancasila.

Pancasila yang lahir dari perenungan panjang para pejuang bangsa yang terdiri dari para Ulama yang cinta tanah air, Pahlawan Kemerdekaan yang menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsanya dan partisipasi menyeluruh rakyat Indonesia yang ingin hidup dibawah naungan ibu pertiwi sebagai tumpah darahnya.

Semuanya, berjibaku dalam mempertahankan, merebut dan menjaga kemerdekaan sebuah bangsa serta berkeinginan dan bertujuan yang sama, yakni terciptanya sebuah negara bangsa yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, adil dan makmur.

Penghapusan seluruh penjajahan di muka bumi.

Menginginkan sebuah negara dengan kemajuan, stabilitas masyarakat yang kuat, ditakuti dan disegani oleh dunia luar atau bangsa-bangsa lain serta berkembang dan merangkul perubahan dunia demi kesejahteraan bersama hidup di muka bumi.

Kelahiran Pancasila ini menjadi momentum strategis atas lelah dan beratnya sebuah perjuangan untuk memiliki satu kesatuan negara yang berdaulat dan di akui dunia.

Sekilas ketika kita melihat pada masa Nuswantara (sekarang dikenal dengan sebutan Nusantara, setelah nampak terjadi perubahan dari pergolakan perjuangan kaum pribumi sejak tahun 1700-1945) yang dikenal dengan berbagai sistem Kasta, Kanuragan dan Kebatinan, Sukuisme, kerajaan-kerajaan dan Kesultanan.

Masyarakat Indonesia menjadi sadar bahwa kesatuan dari berbagai jenis ragam manusia dari satu tempat yang sama membutuhkan ikatan untuk menjadikannya besar, kuat dan di takuti.

Karena dengan melihat gelombang pelajaran perjuangan kehidupan mempertahankan tanah air yang sudah begitu panjang dan dengan segala pengorbanan perjuangan, maka hasil dari seluruh perjuangan panjang itu, kini telah dilahirkan melalui Pancasila.

Inilah yang menjadi ikatan batin seluruh anak bangsa tanpa melihat apa dan siapapun dia.

Pancasila telah mengikatnya dengan benar, bersatu padu dan tegak lurus untuk selalu bersama-sama melangkah dan memajukan bangsa dan negara dari segala rongrongan dan dikte-dikte terbarukan yang akan merusak dan menghancurkan negara Indonesia di bawah naungan Ideologi Pancasila sebagai asas negara dan Undang-undang Dasar 1945.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
VS
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved