Rabu, 15 April 2026

Protes Santri UIN Walisongo

Protes Santri Mahad Al Jamiah UIN Walisongo Diberi Makanan Basi, Akui Bayar Uang Asrama Mahal

Viral sebuah video memperlihatkan santri Ma'had Al Jami'ah UIN Walisongo mengaku mendapat nasi dari pihak asrama.

Penulis: Yuni Astuti | Editor: Hendrik Budiman
Kolase TribunBengkulu.com dan TikTok @mimshw03
Foto para santri Ma'had Al Jami'ah UIN Walisongo. Protes Santri Mahad Al Jamiah UIN Walisongo Diberi Makanan Basi, Akui Bayar Uang Asrama Mahal 

TRIBUNBENGKULU.COM - Viral sebuah video memperlihatkan santri Ma'had Al Jami'ah UIN Walisongo mengaku mendapat nasi yang tak layak konsumsi dari pihak asrama.

Hal ini diungkapkan dari beberapa santri putri yang tinggal di Ma'had Al Jami'ah UIN Walisongo yang protes karena pihak asrama memberikan nasi basi.

Video ini diunggah oleh akun tiktok @mimshw03, Rabu (9/8/2023).

Dalam video itu terlihat lima orang santriwati sambil memegang kotak nasi mengungkapkan jika mereka mendapat makanan basi dari pihak Ma'had Al Jami'ah UIN Walisongo.

"Assalamualaikum, kami dari santri Ma'had Al Jami'ah UIN Walisongo Semarang sudah tidak kuat akan fasilitas dari makanan yang diberikan dari UIN Walisongo Semarang" ujar wanita berjilbab hitam dilansir dari video tiktok @mimshw03, Kamis (10/8/2023).

Baca juga: Sosok Kadispora Lubuklinggau yang Viral Mobil Dinasnya Terobos Jalan Cor Basah di Musi Rawas

Mereka melakukan aksi protes ini karena menurut mereka fasilitas yang diberikan oleh pihak Ma'had tidak sesuai.

"Seakan tidak menganggap kami sebagai manusia," tambahnya.

Ternyata menurut penuturan mereka, pihak Ma'had sudah lebih dari tiga kali memberikan makanan basi pada para santri.

"Bukan hanya pertama kali kami diberi makanan basi, ini sudah lebih dari 3 kali kami dikasih makanan basi," ungkap wanita berjilbab cokelat.

Saking geramnya dengan nada bergetar wanita berjilbab cokelat juga mengatakan, jika makanan yang diberi merupakan makanan basi seharusnya pihak Ma'had tidak memberi makanan tersebut.

"Kita manusia untuk apa makanan basi ini dikasihkan ke kami. Kami ini gak butuh (makanan basi) dan kalau kalian gak niat kasih makanan ke kami itu gak usah," ungkap wanita berjilbab cokelat dengan nada geram.

Bahkan saking marahnya santri berjilbab hitam menjelaskan, jika mereka bukanlah bahan uji coba untuk kelayakan makanan.

"Apakah kalian pikir kami ini hewan? yang bisa kalian jadikan bahan uji coba kelayakan untuk Ma'had kalian,"ungkap wanita berjilbab hitam.

Wanita berjilbab hitam itu juga mengatakan jika pihak Ma'had tidak bisa memfasilitasi santri dengan baik, seharusnya pihak Ma'had tidak mewajibkan para santri untuk tinggal di asrama.

"Sekira kalian tidak bisa memfasilitasi kami dengan baik, tidak usah mewajibkan Ma'had Al Jami'ah ini." jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved