Senin, 20 April 2026

Pemuda di Bengkulu Selatan Tewas Dibunuh

Pemuda di Bengkulu Selatan Tewas Dibunuh Teman Sendiri, Alami 7 Luka Tusuk

Fakta baru, Pemuda Bengkulu Selatan, Debi Trio Putra (22) warga Jalan IP. Awalludin Kecamatan Pasar Manna Bengkulu Selatan tewas diduga dibunuh teman

|
Penulis: Ahmad Sendy Kurniawan Putra | Editor: Hendrik Budiman
Ahmah Sendy Kurniawan/TribunBengkulu.Com
Tampak TKP kejadian Ramai Didatangi Warga, pada Minggu (13/8/2023). Pemuda di Bengkulu Selatan Tewas Dibunuh Teman Sendiri, Alami 7 Luka Tusuk 

Laporan Reporter TribunBengkulu.Com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Debi Trio Putra (22) warga Jalan IP. Awalludin Kecamatan Pasar Manna Bengkulu Selatan tewas diduga dibunuh teman sendiri mengalami 7 luka tusuk di sekujur tubuh.

Kepala Kamar Jenazah Yitnan Lusiadi mengatakan,  setelah melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hasannudin Damrah (HD) Manna terhadap korban.

"Dari hasil visum ada 7 luka tusuk, 2 dibagian dada, 1 di samping dada kiri, 3 di tangan kiri dan 1 di tangan kanan," ungkap Yitnan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemuda di Bengkulu Selatan Tewas Dibunuh Teman Sendiri, Diduga Gegara Dendam

Menurutnya, luka yang menyebabkan korban meninggal akibat benda tajam.

"Kalau hasil pemeriksaan semua luka akibat benda tajam," pungkas Yitnan.

Ia menambahkan, usai luka selesai dijahit oleh petugas, jenazah korban langsung dibawa pulang kerumah duka.

Kakak Korban Akui Syok Sang Adik Tewas

Pemuda Bengkulu Selatan, Debi Trio Putra (22) warga Jalan IP. Awalludin Kecamatan Pasar Manna Bengkulu Selatan tewas diduga dibunuh teman sendiri.

Kakak korban Yogi mengaku, terkejut setelah mendapatkan telepon yang mengabarkan bahwa adiknya meninggal dibunuh di sebuah kontrakan.

"Tidak tahu saya dia (korban,red) dari mana. Kami hanya tahu setalah ada orang memberikan kabar bahwa adik saya ditusuk orang disebuah kontrakan," ungkap Yogi, Minggu (13/8/2023).

Yogi mengatakan, dirinya mengetahui tempat kejadian tersebut merupakan lokasi korban sering bermain.

Namun, untuk hubungan korban, pelaku dan penghuni kontrakan juga tidak diketahui pihak keluarga secara jelas.

"Yang kami tahu memang kontrakan ini tempat korban bermain. Masalah hubungan korban dengan penghuni serta pelaku juga tidak tahu," jelas Kakak Korban.

Yogi menambahkan, saat datang di TKP dirinya melihat kondisi korban sudah tergeletak bersimbah darah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved