PSM Makasar Terlilit Utang
PSM Makassar Diduga Terlilit Utang Rp 5,6 Miliar, Kini Terancam Dilaporkan ke FIFA
Persatuan Sepak Bola Makassar (PSM) mendapat tudingan miliki hutang senilai 5,6 miliar dan terancam akan dilaporkan ke FIFA.
Penulis: Rita Lismini | Editor: Kartika Aditia
TRIBUNBENGKULU.COM - Persatuan Sepak Bola Makassar (PSM) mendapat tudingan miliki hutang senilai 5,6 miliar dan terancam akan dilaporkan ke FIFA.
Hal itu diketahui dari unggahan pemilik akun instagram @erisoya_jrm.
Dalam unggahan tersebut, dirinya menagih hutang dan menandai sejumlah bos PSM.
Adapun beberapa nama yang ditandainya yaitu, Sadikin Aksa, Rafi Razak, dan Munafri Arifuddin.
"Mohon direspon kapan diselesaikan pembayaran utang PSM Makassar. Sudah bertahun-tahun ini ngga selesai, kami sangat butuh dananya" ujarnya seperti yang dikutipTribunBengkulu.com, Selasa (22/8/2023)
Kuasa hukum Erisoya, Agus Amri mengungkapkan bahwa manajemen PSM memiliki hutang pada kliennya itu senilai Rp 14,9 miliar.
Saat ini hutang tersebut tersisa Rp 5,6 miliar yang belum dibayarkan.
Menurut Agus Amri, hutang tersebut digunakan untuk membiayai sejumlah kegiatan PSM.
Mulai dari perbaikan lampu stadion, gaji karyawan, biaya hotel dan masih banyak kebutuhan lainnya.
Bahkan perkara utang piutang itu terjadi di tahun 2016 hingga 2019.
Kala itu, Erisoya masih menjabat sebagai Sekretaris Munafri Arifuddin.
Munafri atau yang kerap disapa Appi adalah mantan CEO PSM Makassar.
Saat ini menjabat sebagai Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB).
"Untuk kebutuhan pemain, termasuk gaji, biaya hotel, dan operasional lainnya baik pertandingan kandang maupun tandang di musim liga 1 sejak 2016-2019" ungkapnya.
Ia juga menunjukan sejumlah bukti seperti surat pernyataan utang yang telah ditandatangani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/PSM-Makassar-Hadapi-Tudingan-HUtang-Senilai-56-Miliar-Terancam-Dilaporkan-Ke-FIFA.jpg)