Oknum Polisi di Makssar Aniaya Warga
Sosok Darmawan, Korban Diduga Dianiaya 3 Oknum Polisi Hingga Tewas
Sosok Darmawan korban yang tewas diduga dianaya oknum polisi ternyata mantan residivis pencurian handphone.
TRIBUNBENGKULU.COM - Sosok Darmawan korban yang tewas diduga dianaya oknum polisi ternyata mantan residivis pencurian handphone.
Hal itu diungkap oleh Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), AKBP Ridwan JM Hutagaol saat menjelaskan kronologi tewasnya Darmawan.
"Pelaku ini residivis tahun 2021 pencurian handphone. Adapun pencurian enam LP ini semuanya pencurian handphone,"
"Diantaranya ada viral juga di media, dia pelaku pencurian handphone yang sudah diberitakan di Kota Makassar ini," ucap Ridwan saat jumpa pers di Mapolrestabes Makassar, Rabu (23/8/2023) malam dilansir dari Kompas.com.
Darmawan sendiri merupakan warga Jalan Bunga Eja, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Darmawan diduga tewas saat tiga anggota Jatanras Polrestabes Makassar akan melakukan penangkapan terhadap korban.
Ridwan menjelaskan, saat ditangkap Darmawan sedang pesta minuman keras (miras) kemudian perlawanan terhadap anggota polisi.
Tak hanya itu saja ia juga mengatakan jika pelaku juga sangat lihai saat akan ditangkap.
Sehingga membutuhkan informasi yang tepat dalam mengamankan pelaku.
Baca juga: Oknum Polisi Bripda WK di Sulbar Diduga Hamili Mahasiswi Hingga Paksa Aborsi
"Namun korban memberontak saat diringkus. Tiba-tiba pelaku (korban) tidak sadarkan diri, apakah korban langsung tersentak, pingsan kita tidak tahu. Kira lakukan otopsi saja nanti," ujarnya.
"Kita tidak memastikan (bagaimana pelaku meninggal) yang penting anggota saya saat itu dalam melakukan pengamanan. Namun mungkin karena ada perlawanan, sehingga terjadi keributan dan mengakibatkan korban meninggal," sambungnya.
Selain itu, saat tiga anggota Jantaras meringkus pelaku, kata Ridwan, masyarakat ikut melakukan penyerangan terhadap ketiga anggota tersebut, sehingga anggota berusaha mengamankan dan menyelamatkan diri dari serangan masyarakat.
Kala itu, saat tiga anggota Jantaras meringkus pelaku, kata Ridwan, masyarakat ikut melakukan penyerangan terhadap ketiga anggota tersebut.
Sehingga anggota berusaha mengamankan dan menyelamatkan diri dari serangan masyarakat.
"Warga menyerang, ada yang melempar, jadi kendaraan anggota tersandera (di TKP)," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Sosok-Darmawan-Korban-Diduga-Dianiaya-3-Oknum-Polisi-Hingga-Tewas.jpg)