Senin, 4 Mei 2026

Berita Bengkulu Selatan

817 Tenaga Honorer Dikbud Bengkulu Selatan Terancam Batal Terima Insentif Daerah

Ada kabar mengecewakan bagi seluruh tenaga honorer, khususnya yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bengkulu Selatan.

Tayang:
Penulis: Ahmad Sendy Kurniawan Putra | Editor: Hendrik Budiman
Ahmad Sendy Kurniawan Putra/TribunBengkulu.Com
Kadis Dikbud Bengkulu Selatan Novianto, S.Sos, M.Si, menjelaskan ketersediaan anggaran insentif daerah para tenaga honorer, Rabu (30/8/2023). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.Com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Sebanyak 817 tenaga honorer Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bengkulu Selatan terancam batal terima insentif daerah

Pasalnya, anggaran untuk pembayaran insentif daerah bagi para honorer tersebut hingga kini belum tersedia di Kas Daerah (Kasda). 

Sehingga, 817 tenaga honorer yang Surat Keputusan (SK) ditandatangani Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi ini, terancam tak dapat insentif.

Kadis Dikbud Bengkulu Selatan Novianto, S.Sos, M.Si mengaku, jika anggaran pembayaran insentif tenaga honorer sebelumnya telah diusulkan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Bengkulu Selatan. 

Hanya saja, menjelang akhir tahun, anggaran belum masuk di Dinas Dikbud Bengkulu Selatan.

Baca juga: 20 Warga Satu Desa di Bengkulu Selatan Terkena DBD, 6 Dirawat di Rumah Sakit

Tak hanya itu, dalam rancangan APBD Perubahan (APBD-P), anggaran miliaran rupiah tersebut juga nihil.

"Tenaga honorer yang berada dalam naungan Disdikbud Bengkulu Selatan terncam tidak mendapatkan insentif. Bukan tanpa alasan, karena memang pengaruh anggaran yang tidak tersedia," kata Novianto, Rabu (30/8/2023).

Ia menjelaskan, ketersediaan anggaran pembayaran insentif honorer biasanya sudah ada sejak awal pembagian anggaran yang ditetapkan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). 

Namun, khusus tahun ini anggaran insentif nihil dan tidak mengetahui alasan pengosongan anggaran tersebut.

"Insentif ini rutin tiap tahun digelontorkan sebagai penunjang penghasilan tenaga honorer. Tetapi, kami tetap mengupayakan ini. Salah satunya akan berkoordinasi dengan Bappeda-Litbang," pungkas Kadis.

Baca juga: Daftar 25 Caleg PDIP Untuk DPRD Bengkulu Selatan di Pemilu 2024, Optimis Pertahankan Kursi Pimpinan

Diketahui, untuk besaran insentif setiap masing-masing tenaga honorer, jika merujuk tahun-tahun sebelumnya diusulkan mendapatkan insentif diluar gaji sebesar Rp 250 ribu. 

Sementara, pada tahun 2022 lalu insentif hanya terealisasi Rp 200 ribu/orang dengan alasan keterbatasan anggaran.

Sementara, tahun ini keberadaan anggaran untuk insentif tenaga honorer Dikbud masih belum jelas.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved