Minggu, 12 April 2026

Berita Rejang Lebong

RSUD Curup Rejang Lebong Minim Alat Kesehatan dan Dokter Spesialis

RSUD Curup Kekurangan Alkes dan Dokter Spesialis. Alkes beberapa yang kurang sedangkan untuk spesialis ada tiga dokter yang kosong.

Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
Masyarakat tampak ramai saat berobat ke RSUD Curup, pada Rabu (30/8/2023). RSUD Curup Rejang Lebong Minim Alat Kesehatan dan Dokter Spesialis 

Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup Rejang Lebong saat ini masih kekurangan sejumlah alat kesehatan dan dokter spesialis.

Adapun untuk alkes yang kurang ini akan diupayakan dilengkapi dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) ke Kementrian Kesehatan pada tahun 2024 mendatang.

Sedangkan untuk dokter spesialis, dari standar 13 spesialis masih ada 3 diantaranya yang kosong.

Mengingat dengan status rumah sakit tipe C, wajib memiliki 4 pelayanan medik dasar dan 4 pelayanan penunjang.

Direktur RSUD Curup, dr Rheyco Viktoria Sp An mengatakan, memang saat ini ada beberapa alkes yang masih kosong di RSUD Curup, seperti alat CT Scan, kemudian alat alat Fisioterapi dan termasuk alat rongen panoramik untuk layanan poli gigi.

Baca juga: Bawaslu: Marak Baliho Caleg di Rejang Lebong Langgar Aturan

Menurutnya yang paling mendesak adalah CT Scan yang berfungsi untuk memindai penyakit.

Dimana banyak pasien yang berobat itu melakukan pemindaian CT Scan harus ke luar daerah terlebih dahulu.

"Banyak yang kurang Alkes memang, yang paling mendesak itu seperti CT Scan, karena itu sangat penting,"sampai Rheyco.

Untuk pemenuhan kebutuhan Alkes yang kosong ini, pihaknya telah mengajukan melalui DAK di Kementrian Kesehatan.

Pihaknya berharap pada tahun 2024 nanti, pengajuan tersebut dapat disetujui mengingat alat kesehatan tersebut sangat penting untuk memenuhi dan menunjang layanan kesehatan bagi masyarakat di RSUD Curup.

"Kita bisa menggali dari DAK, mudah-mudahan dapat disetujui,"lanjutnya.

Sementara itu, RSUD Curup juga diketahui masih alami kekosongan dokter spesialis, dari standar 13 dokter spesialis, masih ada kekosongan 3 dokter spesialis.

Diantaranya yang masih kosong ini adalah dokter spesialis mata, spesialis bedah dan spesialis telinga hidung dan tenggorokan.

Untuk mengatasi kekosongan dokter spesialis ini, RSUD Curup mendatangkan dokter spesialis dari luar daerah sehingga berdampak jadwal poli yang telah diatur setiap minggunya.

Selain itu untuk pemenuhan kebutuhan dokter spesialis ini, ada beberapa dokter RSUD Curup yang tengah menjalani sekolah.

"Saat ini ada beberapa dokter di RSUD Curup yang S menjalani sekolah spesialis, ditargetkan pada tahun depan sudah mengisi kekosongan dokter spesialis," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved