Oknum TNI Aniaya Pemuda Hingga Tewas
Jokowi Tanggapi Soal Imam Masykur Dibunuh Oknum Paspampres 'Hormati Proses Hukum'
Presiden Joko Widodo menanggapi kasus pembunuhan Imam Masykur (25) yang dilakukan oknum tiga TNI.
Penulis: Yuni Astuti | Editor: Hendrik Budiman
Video itu kemudian dibagikan Fakhrul ke teman-temannya hingga akhirnya viral di media sosial.
Seperti diketahui, sebelumnya pihak Pomdam Jaya mengatakan jika video penganiayaan di dalam mobil itu hoax dan tidak ada kaintannya dengan kasus tewasnya Imam Masykur.
Kendati demikian, Fakhrul menepis pernyataan dari pihak Pomdam Jaya, dan mengatakan jika video yang viral itu benar.
"Iya itu pertama dari saya dikirim, betul itu suara abang saya," ujar Fakhrul Razi dilansir dari instagram @ViralSeleb.
Video penganiayaan yang viral tersbeut memang dikirim oleh pelaku kepadda keluarga Imam Masykur.
Tak hanya itu saja, Fakhrul mengatakan jika kakaknya merupakan tulang punggung keluarga termasuk yang membiayai dirinya sekolah.
“Lalu dia (Imam Maskur) juga menelepon mamak minta uang itu. Dan baru kali ini ditelpon sama abang,” ujar dia.
Sebelumnya, Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan jika video yang viral itu adalah video hoax dan tidak ada kaitannya dengan penganiayaan yang dilakukan tiga oknum TNI.
Cerita Korban Lain yang Selamat
Salah satu korban yang selamat dari aksi penculikan Praka RM mengurai kesaksiannya.
Meski selamat dari kekejian Praka RM, namun dirinya mengatakan dirinya masih menyimpan trauma yang mendalam.
Bagai mana tidak, korban yang berinisal ZF ini mengaku juka dirinya sampai ditelanjangi hingga disentrum sampai kemas.
Bahkan akibat kejadian tersebut, ZF yang merupakan warga Sawang, Aceh Utara ini mengaku, hingga kini masih belum berani kembali ke tempat usahanya diwilayah Bekasi, Jawa Barat.
"Sampai sekarang saya belum berani balik ke Jakarta bang. Trauma kali saya," kata ZF dikutip Tribunbengkulu.com dari Serambinews.com, Rabu (30/8/2023).
Lebih lanjut, ia menjelasakn jika dirinya ditangkap dua hari menjelang Lebaran Idul Fitri, April 2023 saat sedang berjualan di tokonya dikawasan Bekasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Tanggapan-Jokowi-Soal-Pembunuhan-Imam-Masykur-yang-Dilakukan-Oknum-Paspampres.jpg)