Rabu, 22 April 2026

Kapolres Bolmut Dilaporkan Mantan Sespri

Pengakuan Bripda DS Mantan Sespri yang Diduga Dilecehkan Kapolres Bolmut AKBP Areis Aminnulla

Pengakuan Bripda DS Mantan Sespri yang Diduga Dilecehkan Kapolres Bolmut AKBP Areis Aminnulla

Editor: Hendrik Budiman
Tribunmanado.co.id/Nielton Durado
Kolase Bripda DS (Kiri) dan Kapolres Bolmut AKBP Areis Aminnullah (Kanan). Pengakuan Bripda DS Mantan Sespri yang Diduga Dilecehkan Kapolres Bolmut AKBP Areis Aminnulla 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pengakuan Bripda DS mantan Sespri (Sekretaris Pribadi) Kapolres Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) AKBP Areis Aminnulla yang diduga dilecehkan sang atasannya.

Polwan yang berdinas di Polres Bolaang Mongondow Utara diduga mengalami tindakan pelecehan oleh atasan saat menjadi sespri sang Kapolres.

Atas kejadian, kini Bripda DS melaporkan AKBP Areis Aminnulla ke Polda Sulawesi Utara terkait dugaan pelecehan.

Bripda DS mengaku, pelecehan terhadap dirinya itu terjadi pada Agustus 2022 lalu.

Kasus pelecehan kepada Bripda DS yang saat itu masih menjadi sespri Kapolres Bolmut.

Baca juga: Kronologi Kapolres Bolmut Diduga Lecehkan Mantan Sespri, Kini Dilaporkan ke Polda Sulawesi Utara

Dimana, saat itu dirinya diminta untuk menghadap AKBP Areis Aminnulla di ruangannya.

Bripda DS kemudian diminta untuk duduk di depan atasannya.

Awalnya, AKBP Areis Aminnulla hanya menanyakan soal keseharian korban di Kabupaten Bolmut.

Singkat cerita, sang AKBP Areis Aminnulla kemudian berdiri dan korban ikut berdiri.

Korban berpikir bahwa atasannya tersebut akan makan siang.

Tapi tiba-tiba perwira polisi tersebut memeluk korban dan menunjuk beberapa bagian badan korban sambil mengatakan bahwa masih berlemak.

Korban sempat melawan, tapi AKBP Areis Aminnulla menggeser tubuhnya ke bagian kanan korban.

Orang nomor satu di Polres Bolmut ini mencoba mencium sesprinya tersebut tapi kemudian mendapatkan penolakan.

"Pak kapolres bilang ke saya untuk tidak menceritakan hal ini ke siapa-siapa. Tapi selama delapan bulan saya jadi sespri, saya merasa sangat tidak tenang dan terancam," kata Bripda DS dikutip Tribunmanado.co.id Selasa (12/9/2023)

"Saya juga takut bila atasan saya tersebut kembali melakukan pelecehan kepadanya," ujarnya lagi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved