Sabtu, 2 Mei 2026

Dony Monardo Dikabarkan Sakit

Dony Monardo Mantan Kepala BNPB Dikabarkan Sakit, Kini Kondisinya Dirawat Intensif di Rumah Sakit

Kondisi terkini mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) letjen TNI Purnawirawan Doni Monardo sempat jalani operasi kini mulai membaik.

Tayang:
Penulis: Rita Lismini | Editor: Hendrik Budiman
Kolase TribunBengkulu.com/TribunKaltara.com
Kolase Foto Dony Munardo. Dony Monardo Mantan Kepala BNPB Dikabarkan Sakit, Kini Kondisinya Dirawat Intensif di Rumah Sakit 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kondisi terkini mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) letjen TNI Purnawirawan Doni Monardo dirawat intensif di rumah sakit kini mulai membaik.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Ogi Rulino selaku adik kandung mantan BNPB periode 2019-2021 itu.

"Kami sebagai adik kandung Letjen TNI Purnawirawan Doni Monardo, ingin menyampaikan keadaan Bapak Doni Monardo pada saat ini," kata Ogi yang dikutip dari Kompas.com, Minggu (24/09/2023).

Ia menyebutkan bahwa kondisi sang kakak tengah dirawat secara intensif di rumah sakit.

"Benar bahwa Pak Doni Monardo sedang dirawat secara intensif di suatu rumah sakit, di bawah pengawasan tim dokter," lanjutnya

Ogi juga mengatakan untuk saat ini kondisi Doni sedang dalam keadaan stabil dan mulai membaik.

Namun sayangnya, Ogi tak menyebutkan di rumah sakit mana Letjen TNI itu dirawat.

Baca juga: Aksi Heroik Bripka Fernandoz Gantikan Sopir Ambulans Bawa Pasien Kritis ke RS Pekanbaru Tuai Pujian

Ia hanya meminta kepada semua pihak untuk mendoakan kesembuhan sang kakak.

"Pak Doni dalam keadaan stabil dan mulai membaik. Kami mengharapkan doa yang tulus dari seluruh masyarakat rakyat Indonesia untuk kesembuhan Bapak Doni Monardo, sehingga beliau bisa kembali pulih, sehat seperti sedia kala," pungkas Ogi

"Kepada rekan-rekan media, kami mengharapkan dukungan yang luar biasa, perhatian yang sangat-sangat luar biasa kepada Abang kami," tambahnya

Sebagai informasi, posisi Doni Monardo sebagai Kepala BNPB telah diganti sejak Mei 2021 lalu.

Pasalnya, Doni telah memasuki masa pensiun dan posisinya digantikan oleh Letjen TNI Ganip Warsito.

Profil Doni Monardo

Doni Monardo lahir di Cimahi, Jawa Barat pada 10 Mei 1963.

Pria yang mengawali kariernya di akademi militer pada tahun 1985 itu, kini telah memiliki tiga orang anak dari hasil pernikahannya dengan Santi Ariviani.

Ketiga anaknya ialah, Azzianti Riani Monardo, Reizalka Dwika Monardo, dan Adelwin Azel Monardo.

Pria dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal TNI ini adalah perwira tinggi TNI-AD yang sejak 14 Maret 2018 menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sesjen) Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas).

Doni Monardo memiliki pengalaman di Satuan Infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan memiliki pengalaman teritorial sebagai Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi.

Karier di Kopassus Doni Monardo jalani mulai tahun 1986 sampai dengan 1998.

Terbukti, selama di Kopassus dia pernah diterjunkan di Timor Timur, Aceh dan daerah lain.

Selepas dari penugasan di Kopassus, Doni Monardo ditugaskan di Batalyon Raider di Bali. Posisi ini dia pegang mulai tahun 1999 hingga 2001.

Setelahnya, Doni Monardo ditarik di Paspampres sampai dengan tahun 2004 dan kemudian mengikuti pelatihan counter terroris yang dilaksanakan di Korea Selatan.

Doni Monardo kembali ditugaskan ke Aceh tahun 2005 sampai dengan 2006, lalu kembali ditarik ke Jakarta bergabung dengan Paspampres.

Tak lama kemudian, Doni Monardo ditugaskan di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dengan penempatan di Makassar.

Selama bertugas di sana, Doni Monardo menggelar kegiatan penghijauan beberapa kawasan tandus di Sulawesi Selatan termasuk di kawasan Bandara Hasanuddin di Maros.

Doni Monardo kemudian dipromosikan sebagai Komandan Grup A Paspampres sampai dengan 2010.

Tugas ini membuat Doni Monardo kerap bertugas mengawal Presiden dan tercatat Doni Monardo sudah mengikuti kunjungan Presiden Indonesia ke 27 negara di dunia.

Karier Doni Monardo berlanjut dan dipercaya menjadi Komandan Korem (Danrem) 061 Surya Kencana Bogor. Tak sampai setahun di jabatan ini, Doni Monardo naik tugas menjadi Wadanjen Kopassus.

Ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menugaskannya sebagai Wakil Komando Satuan Tugas untuk pembebasan kapal MV Sinar Kudus yang dibajak oleh perompak Somalia, Doni Monardo berhasil menjalankannya dengan gemilang.

Doni Monardo kemudian diganjar dengan kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal.

Tak hanya itu, Doni Monardo juga dipromosikan menjadi Danpaspampres setelah beberapa bulan menjalani pendidikan PPSA XVIII di Lemhannas.

Dengan pengalaman teritorial dan tempur yang begitu mumpuni, Doni Monardo memang pantas menyandang tugas sebagai Kepala BNPB, karena fakta membuktikan banyak peristiwa bencana alam di Tanah Air terjadi di darat.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved