Chat Mesra Oknum Guru ke Siswa

Kabar Terbaru Oknum Guru SMA Chat Mesra ke Siswa di Bengkulu Selatan, Jabatan Dinonaktifkan

Kabar oknum guru SMA di Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu usai chat mesra ke siswa viral.

HO TribunBengkulu.com
Ilustrasi Chat. Tak hanya sedang menjalani proses hukum setelah dilaporkan keluarga siswa yang jadi teman chat mesra, oknum guru ini juga dinonaktifkan dan dibebastugaskan dari jabatannya sebagai wakil kepala sekolah. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Kabar oknum guru SMA di Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu usai chat mesra ke siswa viral.

Tak hanya sedang menjalani proses hukum setelah dilaporkan keluarga siswa yang jadi teman chat mesra, oknum guru ini juga dinonaktifkan dan dibebastugaskan dari jabatannya sebagai wakil kepala sekolah dan pelatih voli.

Oknum guru inisial BJ ini juga akan kehilangan tunjangan dan penghasilan tambahan sebagai Wakil Kepala Sekolah (Wakepsek) Bidang Kesiswaan.

BJ telah dibebastugaskan dari semua jabatan yang diembankan. Bahkan BJ juga tidak terlihat mengajar lagi di sekolah tersebut.

"Semua tunjangan termasuk jabatannya sudah kami cabut. BJ saat ini statusnya bebas tugas dari Wakepsek. Namun BJ tetap diharuskan untuk hadir ke sekolah, pasalnya BJ ini adalah seorang guru PNS," ungkap Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah III Manna Ir. Depti Burhani.

Sementara itu, terkait sanksi kedisiplinan terhadap BJ, akan diterapkan setelah ada instruksi dari Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu.

Termasuk untuk kebijakan mutasi jabatan ke tempat lain, belum diterapkan karena pihaknya masih menunggu Pemprov Bengkulu bertindak.

"Yang jelas sanksi disiplin tetap ada, tapi seperti apa bentuknya, kami belum bisa sampaikan. Saat ini semuanya telah ditangani oleh Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu. Termasuk untuk kasus pidananya juga telah dilaporkan oleh pihak keluarga korban ke polisi," terang Depti.

Sedangkan untuk siswanya sendiri meski masih terdaftar sebagai  pelajar di SMA tersebut namun sejak chat mesra dengan gurunya beredar sudah lama tidak masuk sekolah.

Diakui Kasubag TU, siswinya itu memang sudah lama tidak masuk sekolah mengikuti pelajaran.

Hanya saja, dirinya mengaku, jika siswi itu masih berstatus dan terdaftar sebagai pelajar di SMAN tersebut.

"Maaf saya hanya fokus ke administrasi. Tapi setahu saya saat ini masih terdaftar (siswi, red) di sini," ungkap Kasubag TU.

Menurutnya, terkait informasi yang berkembang dan tentu telah mencoreng nama sekolah, dirinya memastikan jika pihak sekolah akan melaksankan rapat internal.

Pihaknya masih belum menentukan apakah nantinya siswi tersebut tetap bersekolah di sana atau dikeluarkan dari sekolah.

"Belum tahu juga. Tapi kami pastikan selagi yang bersangkutan tetap ingin sekolah di sini maka tidak akan pernah dikeluarkan. Tetapi saya tidak bisa memastikan," jelas Kasubag TU.

Baca juga: Pengakuan Oknum Guru SMA di Bengkulu Selatan Chat Mesra ke Siswa, Akui Khilaf

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved