Minggu, 12 April 2026

Keutamaan Hari Jumat

6 Contoh Khutbah Sholat Jumat yang Singkat, Mudah Dipahami dan Penuh Makna

Khutbah Jumat merupakan ceramah yang disampaikan oleh seorang khatib sebelum sholat Jumat.

Penulis: Yuni Astuti | Editor: Hafi Jatun Muawiah
TribunBengkulu.com
Ilustrasi. Contoh Khutbah Sholat Jumat yang Singkat, Mudah Dipahami dan Penuh Makna 

TRIBUNBENGKULU.COM - Khutbah Jumat merupakan ceramah yang disampaikan oleh seorang khatib sebelum sholat Jumat.

Khutbah Jumat termasuk salah satu syarat dab rukun dalam Sholat Jumat.

Seperti yang diketahui, hari Jumat merupakan hari yang paling istimewa diantara hari lainnya.

Hari Jumat setiap lelaki yang beragam islam diwajibkan untuk melaksanakan Sholat Jumat.

Saat pelaksanaan sholat Jumat para jamaah ini harus mendengarkan khutbah.

Khutbah ini disampaikan oleh seorang khatib.

Untuk memudahkan khatib memberikan ceramah pada jamaah, berikut kami akan memberikan contoh khutbah sholat Jumat yang singkat namun mudah untuk dipahami yang telah kami kutip dari nu.or.id.

1. Mengobati Hati dari Penyakit Riya

اَلْحَمْدُ للهِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ رَسُوْلِ اللهِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالَاهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَّا إِلهَ إِلَّا اللهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
أَمَّا بَعْدُ، فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْقَائِلِ في مُحْكَمِ كِتَابِهِ: فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا (الكهف: ١١٠) ـ

Jamaah sekalian yang dirahmati Allah,

Takwa adalah kata yang ringan untuk diucapkan, akan tetapi berat dalam timbangan amal perbuatan. Takwa tempatnya adalah hati. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menunjuk ke dadanya tiga kali dan mengatakan:

اَلتَّقْوَى هَا هُنَا، اَلتَّقْوَى هَا هُنَا (رَوَاهُ أَحْمَدُ فِي مُسْنَدِهِ) ـ

Artinya: “Takwa ada di sini, takwa ada di sini” (HR Ahmad dalam Musnad-nya).

Jadi, hati adalah pemimpin anggota badan. Jika hati baik, maka seluruh anggota badan akan baik sehingga orang menjadi bertakwa. Sebaliknya jika hati rusak, maka anggota badan menjadi rusak sehingga orang menjadi pelaku maksiat.

Saudaraku seiman rahimakumullah,

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved