Berita Bengkulu Utara
Abrasi di Desa Pasar Sebelat Bengkulu Utara Semakin Mengkhawatirkan
Abrasi pantai di Desa Pasar Sebelat Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu semakin mengkhawatirkan.
Penulis: Abdurrahman Wachid | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Abdurrahman Wachid
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Abrasi pantai di Desa Pasar Sebelat Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu semakin mengkhawatirkan.
Abrasi telah berlangsung sejak bertahun-tahun dan terus mengancam ke area permukiman warga Desa Pasar Sebelat.
Kepala Desa Pasar Sebelat Zamhari menerangkan, ada lima rumah warga yang terancam terdampak abrasi pantai yang terjadi di wilayah desanya.
"Sudah sangat memprihatinkan sekali," ungkap kades.
Bahkan, lanjut kades, sudah ada warga yang memilih meninggalkan rumah lantaran takut dengan abrasi pantai tersebut.
"Kalau warga yang pindah rumah sudah ada satu rumah," jelas kades.
Berdasarkan pengamatan Kades Pasar Seblat, satu tahun terakhir atau sejak bulan November tahun 2022 lalu hingga bulan November tahun 2023 ini sudah ada 1200 meter lahan yang hilang diterjang ombak.
"Pantauan kita, setahun terakhir sudah ada 1200 meter yang hilang," beber kades.
Mengingat kondisi tersebut, Zamhari berharap kepada pihak terkait agar kondisi tersebut secepatnya ditangani.
"Kondisi ini cukup mengancam masyarakat yang kesehariannya beraktivitas mencari nafkah di area tersebut," kata kades.
Baca juga: Alasan Kabupaten Bengkulu Utara Kembali Dimekarkan, Lengkap dengan Rentang Jarak Tempuh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Abrasi-lahan-warga-dan-kepala-Desa-Pasar-Sebelat-Zamhari.jpg)