Berita Kepahiang
Komunitas MRB Chapter Kepahiang 8 Tahun Berdiri, Touring Hingga ke Sirkuit Mandalika
8 Tahun Berdiri Max Rider Bengkulu (MRB) Chapter Kepahiang, Touring hingga ke Sirkuit Internasional Mandalika di Nusa Tenggara Barat.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hafi Jatun Muawiah
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Komunitas Max Rider Bengkulu (MRB) Chapter Kepahiang, salah satu komunitas sepeda motor yang sudah berdiri sejak 8 tahun lalu.
MRB Chapter Kepahiang sendiri sudah berdiri sejak Bulan Desember 2015 lalu, hingga saat ini, sudah memiliki anggota aktif sebanyak 15 orang.
Dijelaskan oleh Divisi Touring MRB Chapter Kepahiang, Adi Gentos saat diwawancarai, TribunBengkulu.com, pada Sabtu (2/12/2023).
"MRB ini merupakan komunitas dimana orang-orangnya memiliki hobi di sepeda motor," ungkap Adi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, pada Sabtu (2/12/2023).
Untuk bergabung ke MRB sendiri tak miliki syarat khusus atau tertentu, namun harus memiliki kendaraan seperti yamaha Nmax ataupun XMAX.
Dalam komunitas ini, pihaknya juga memiliki kegiatan seperti Kopdar atau Kopi Darat serta touring hingga keluar daerah Provinsi Bengkulu.
"Paling jauh touring itu sama teman-teman ke Sabang, Aceh dan Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, di Nusa Tenggara Barat," tutur Adi.
Baca juga: Mengenal KMK, Komunitas Musik Kepahiang yang Jadi Wadah Kreatifitas Anak Muda
Jarak tempuh yang harus dilalui oleh komunitas MRB ini, sekitar 2.000 kilometer. Dalam perjalanan juga MRB memiliki cerita tersendiri.
"Ada bang cerita kita susah maupun senang dalam perjalanan saat touring," jelas Adi.
Saat touring juga, pihaknya tak asal berangkat, namun perlu ada persiapan yang matang.
Menurutnya kalau touring itu bisa sampai satu minggu hingga lebih. Ia menjelaskan kesan saat melakukan touring itu bisa menikmati keindahan alam yang dilalui selama perjalanan.
"Saat touring kita juga bisa mengetahui sifat asli dari teman-teman, ada yang bisa diajak touring benaran, ada juga yang tidak bisa. Misalnya sedang touring ada teman yang masih memikirkan pekerjaan rumah di Kepahiang, nah itu biasanya dari pengalaman pasti ada aja kecelakaan," kata Adi.
Perjalanan yang tak bisa dilupakan saat touring itu, waktu MRB chapter Kepahiang menuju Sabang di Aceh.
Baca juga: Komunitas Byson Independen Bengkulu, 11 Tahun Berdiri Pertahankan Aliran Modifikasi Street Fighter
Saat perjalanan antara Sumatera Utara ke Aceh, disana ada jalan yang tracknya lurus saja serta lebar.
Namun di jalan tersebut, kerap terjadi kecelakaan karena track yang lurus. Saat touring juga kita tetap harus taat berlalulintas.
"Sudah banyak penghargaan yang diterima, terakhir di acara COG atau XMAX Owner Group di Bukit Tinggi, Sumatera Barat disana kita membawa pulang satu unit motor XMAX pulang," kata Adi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Max-Rider-Bengkulu-Chapter-Kepahiang-touring-hingga-ke-Sirkuit-Internasional-Mandalika.jpg)