Sejarah Islam
Definisi Kekhalifahan Islam dan 4 Periodenya dalam Sejarah Islam
Kekhalifahan Islam adalah bagian penting dari sejarah Islam, periodenya persis setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW dan berlangsung hingga 4 periode.
TRIBUNBENGKULU.COM - Kekhalifahan Islam adalah bagian penting dari sejarah Islam, periodenya persis setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW dan berlangsung hingga 4 periode.
Dalam sejarah Islam, periode kekhalifahan Islam dikenal lagi dengan 4 periode kekhalifahan Islam.
Empat periode kekhalifahan itu mulai dari kekhalifahan Rasyidin, Dinasti Bani Umayah, Dinasti Abbasiyah hingga Kesultanan Utsmaniyah.
Secara definisi, Khilafah (“Khilafat” dalam bahasa Arab) adalah sistem pemerintahan politik semi-religius dalam Islam.
Dalam sejarah Islam, wilayah Kekhalifahan Islam pernah membentang mulai dari Timur Tengah, Eropa hingga Afrika Utara.
Masyarakat di dalamnya diperintah oleh seorang pemimpin tertinggi yang disebut Khalifah (“Khalifah”) yang dalam bahasa Arab – artinya penerus menurut catatan World History Encyclopedia.
Khalifah pada awalnya merupakan satu-satunya penguasa kekhalifahan yang ditinggalkan oleh Nabi Muhammad SAW dan ditambah dengan wilayah luas kekaisaran saingan di sekitarnya.
Mereka awalnya dipilih oleh sekelompok anggota senior parlemen tradisional dengan memperhatikan keinginan rakyat.
Empat khalifah pertama, yang dicalonkan sedemikian rupa, disebut sebagai khalifah Rashidun (yang mendapat bimbingan yang benar) oleh arus utama masyarakat Islam.
Baca juga: 30 Contoh Judul Tesis Sejarah Peradaban Islam Bisa Dijadikan Inspirasi Penelitian
Namun dalam komunitas Muslim Syiah, khalifah Rashidun yang dianggap hanya Ali, yang keempat, yang sah dan membuang klaim tiga yang pertama dengan mencap mereka sebagai perampas kekuasaan.
Kekhalifahan segera menjadi lembaga turun-temurun ketika sistem pemerintahan dinasti diperkenalkan ke dunia Islam oleh Bani Umayyah, yang digulingkan dan digantikan oleh Bani Abbasiyah.
Bani Abbasiyah, setelah kehancuran Bagdad pada tahun 1258 M, secara praktis menjadi satu-satunya yang memegang gelar Kekhalifahan Islam.
Hal ini berubah ketika Kesultanan Utsmaniyah mengambil alih lembaga tersebut, menjadi lembaga non-Arab pertama dan terakhir yang mengambil alih lembaga tersebut.
Kesultanan Utsmaniyah meneruskannya hingga tahun 1924 M ketika lembaga tersebut secara resmi dihapuskan oleh pemimpin nasionalis sekuler Turki yang bernama Mustafa Kemal Pasha (bapak Turki modern).
Kekhalifahan Islam dalam sejarah Islam dibagi dalam empat periode, yaitu:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kekhalifahan-Islam.jpg)