Rabu, 10 Juni 2026

Mengenal Dunia Forensik, Memutus Mata Rantai Perilaku Tindak Kekerasan di Bengkulu

Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR) Bengkulu membagikan edukasi terkait dunia forensik kepada mahasiswa di Bengkulu.

Tayang:
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR) Bengkulu membagikan edukasi terkait dunia forensik kepada mahasiswa di Bengkulu. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Asosiasi Psikologi Forensik (APSIFOR) Bengkulu membagikan edukasi terkait dunia forensik kepada mahasiswa di Bengkulu.

Ketua APSIFOR Bengkulu Ainul Mardianti menjelaskan, tingginya kasus kriminalitas dan kekerasan di kalangan pelajar hingga terjadinya kasus bunuh diri dikalangan mahasiswa Bengkulu saat ini menjadi latarbelakang dan landasan bagi pihaknya melakukan kolaborasi kegiatan yang dimotori oleh Tim Labolatorium Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Prof. Dr. Hazairin SH (UNIHAZ). 

"Tema Kuliah Umum dengan Tema “Mengenal Dunia Forensik” berkerjasama dengan Fakultas Hukum dan APSIFOR," kata Ainul, yang juga Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Rabu (27/12/2023). 

Ia menjelaskan pada kegiatan ini juga menjadi momen yang sangat baik, untuk dilakukan penandatangan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) antara UNIHAZ dalam hal ini Prodi BK, Prodi Hukum dan APSIFOR.

Apalagi, peserta kuliah umum adalah mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling dan mahasiswa Fakultas Hukum serta dihadiri oleh Undangan yang terdiri dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan beserta jajaran, Dekan Fakultas Hukum yang diwakili oleh Wakil Dekan II, ka.prodi dilingkungan FKIP UNIHAZ serta rombongan APSIFOR. 

Juga terdapat 3 narasumber yang menjadi pemateri pada kegiatan tersebut yaitu Dr.Addy Chandra.,M.H memberikan wacana penanganan kasus dari perspektif Hukum Forensik.

Dr.Nelly Marhayaty.,M.Si merupakan pembicara dari APSIFOR memberikan materi tentang psikologi Forensik hingga sepak terjang APSIFOR perwakilan provinsi Bengkulu. Mulai dari ruang lingkup kerja, sepak terjang kegiatan hingga prestasi APSIFOR di Provinsi Bnegkulu.

Serta Fatrida A. Syafir.,M.Pd.I memberikan materi peran BK dalam penanganan kasus dari perspektif Bimbingan dan Konseling.

"Kolaborasi Lab BK UNIHAZ, APSIFOR, dan Fakultas Hukum UNIHAZ akan membuahkan semangat gerak dalam memutus mata rantai munculnya perilaku yang berpotensi pada tindak kekerasan hingga perilaku gangguan pada masyarakat umum, khususnya di Bengkulu, " jelas Ainul. 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved