Anggota TNI AU Tewas Dianiaya

Pratu Andri Irawan Anggota TNI AU di Merauke Tewas Dianiaya Junior, Danlanud: 2 Orang Diamankan

Pratu Andri Irawan Anggota TNI AU Tewas Diduga Dianiaya Juniornya di Merauke, Danlanud: 2 Orang Diperiksa

Editor: Hendrik Budiman
TRIBUNSORONG.COM/PAULUS PULO
Pratu Andri Irawan (Kiri) dan Danlanud JA Dimara Kolonel Pnb Onesimus Gede Rai Aryadi (Kanan). Pratu Andri Irawan Anggota TNI AU di Merauke Tewas Dianiaya Junior, Danlanud: 2 Orang Diamankan 

TRIBUNBENGKULU.COM - Terduga pelaku penganiayaan Pratu Andri Irawan anggota TNI AU yang diduga dianiaya juniornya di Merauke sudah diamankan.

Danlanud JA Dimara Kolonel Pnb Onesimus Gede Rai Aryadi mengatakan, 2 orang anggota TNI AU dari Pangkalan Udara (Lanud) Johanes Abraham (JA) Dimara, Merauke, Papua Selatan diamankan terkait tewasnya Pratu Andri Irawan.

Hal itu disampaikan Danlanud JA Dimara Kolonel Pnb Onesimus Gede Rai Aryadi yang turut mengantar jenazah ke rumah duka di kawasan Pasar Kajase, Teminabuan, Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Rabu (27/12/2023) malam.

"Kedua orang tersebut akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami tegakkan hukum atas kasus ini secara transparan," katanya.

Diketahui, korban yang saat itu belum teridentifikasi ditemukan mengapung di area Pelabuhan Kali Tamu, Merauke, Papua, Selasa (26/12/2023), sekitar pukul 12.30 WIT.

Baca juga: Pratu Andri Irawan Anggota TNI AU Tewas Diduga Dianiaya di Merauke, Punggung Penuh Luka Tusuk

Kondisi jasad mengenakan celana pendek warna biru, kaus oblong, serta kalung di lehernya.

Di badan belakang tepatnya seputar punggung tampak lebih dari 10 bekas luka tusuk.

Korban kemudian teridentifikasi bernama Pratu Andri Irawan, anggota TNI AU.

Informasi yang diperoleh, ia tewas dianiaya oleh juniornya.

Kondisi Punggung Penuh Luka

Anggota TNI AU Pratu Andri Irawan jadi korban penganiayaan di Merauke, kondisi punggung penuh luka tusuk.

Almarhum Pratu Andri Irawan, anggota TNI AU asal Sorong Selatan, Papua Barat Daya yang jadi korban penganiayaan di Merauke, Papua Selatan tiba di Kota Sorong, Rabu (27/12/2023).

Jenazah tiba di Bandara DEO Sorong dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar sekitar pukul 14.00 WIT.

Selanjutnya rombongan bergerak membawa jenazah ke Sorong Selatan melalui jalur darat.

“Kami sudah menyiapkan makam, dipastikan akan dikuburkan di Teminabuan, Sorong Selatan," kata Kepala Suku Sunda Sorong Selatan Kemaludin kepada TribunSorong.com.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved