Minggu, 19 April 2026

Doa

Bacaan Doa Sholat Jenazah: Tata Cara, dan Keutamaanya

Dalam Islam, ketika seseorang yang beragama Islam meninggal dunia, maka sebelum dikuburkan, jenazah wajib harus disholatkan terlebih dahulu.

Dendi Ramdhani/Kompas.com
Ridwal Kamil memimpin sholat jenazah untuk putranya Emmeril Kahn Mumtadz. Berikut bacaan doa sholat jenazah: tata cara, dan keutamaanya. 

Setelah mendoakan jenazah, terdapat doa sholat jenazah lagi yang harus dibacakan setelah takbir keempat.

Untuk pria:

اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَهُ ولاتَفْتِنّا بَعدَهُ


Allahumma tahrimna Ajrahu wala taftinna bakdahu

Artinya: “Ya Allah, janganlah jadikan pahalanya tidak sampai kepada kami (janganlah Engkau sertakan kami akan pahalanya), dan janganlah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalnya, dan ampunilah kami dan dia.”

Untuk perempuan:

اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَها ولاتَفْتِنّا بَعدَها

Allahumma la tahrimna uhroha waltaftina bakdahu

Artinya: “Ya Allah, janganlah jadikan pahalanya tidak sampai kepada kami (janganlah Engkau sertakan kami akan pahalanya), dan janganlah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalnya, dan ampunilah kami dan dia.”

6. Salam
Setelah membaca doa sholat jenazah, kemudian mengucap salam dengan menoleh ke kanan dan ke kiri.

Salam pada sholat jenazah tetap dilakukan sambil berdiri dan ini yang membedakan dengan sholat fardu yang lain.

Baca juga: Tata Cara, Niat, Doa Sholat Dhuha hingga Keutamaanya, Simak Jangan Sampai Keliru!

KEUTAMAAN SHOLAT JENAZAH

Seperti diketahui, sholat jenazah merupakan kewajiban yang harus dilakukan ketika seorang muslim meninggal dunia

Hukum sholat jenazah adalah fardu kifayah, yang artinya merupakan kewajiban yang gugur jika sudah ada yang melaksanakannya.

Selain bersifat wajib dan memiliki hukum fardu kifayah, sholat jenazah juga memiliki keutamaan.

Di antara keutaman melaksanakan sholat jenazah dan membaca doa sholat jenazah adalah sebagai berikut:

1. Mengalirkan Pahala bagi Jenazah

Melaksanakan sholat jenazah dan membaca doa sholat jenazah memiliki keutamaan untuk mengalirkan pahala kepada jenazah.

Terutama jika yang menyolatkan jenazah tersebut mencapai 40 orang atau lebih.

2. Mendapatkan syafaat

Melaksanakan sholat jenazah akan memberikan syafaat bagi mereka yang melaksanakan sholat jenazah.

Hal tersebut seperti diketahui dari hadits dari Aisya RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah seorang mayat dishalatkan (dengan shalat jenazah) oleh sekelompok kaum muslimin yang mencapai 100 orang lalu semuanya memberi syafaat (mendoakan kebaikan untuknya), maka syafaat (do’a mereka) akan diperkenankan“. (HR Muslim).

3. Mendapatkan Pahala sebesar Gunung Uhud

Orang yang melaksanakan sholat jenazah juga akan mendapatkan pahala sebesar gunung uhud.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW:

“Barang siapa menyalatkan jenazah dan tidak mengiringinya (ke pemakaman), ia akan memperoleh pahala sebesar satu qirath.

Jika dia juga mengiringinya (hingga pemakamannya), ia akan memperoleh dua qirath.

Ditanyakan, Apa itu dua qirath? Beliau menjawab, Yang terkecil di antaranya semisal Gunung Uhud," (HR Muslim).

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved