Adakah Amalan Khusus di Bulan Rajab
Adakah Amalan Khusus di Bulan Rajab? Penjelasan Ustadz Khalid Basalamah
Bulan Rajab yang biasanya dikenal al-asyhur al-hurum atau bulan haram. Bulan yang dimuliakan oleh Allah.
Penulis: Sherly Ayu Pratama | Editor: Ricky Jenihansen
TRIBUNBENGKULU.COM - Bulan Rajab yang biasanya dikenal al-asyhur al-hurum atau bulan haram adalah salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Saat melaksankan amalan di bulan ini, maka nilai pahalanya akan lebih besar dari bulan-bulan biasanya.
Oleh karena itu sebagai umat islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan-amalan di bulan Rajab.
Lantas, apakah ada amalan khusus di Bulan Rajab?
Dilansir dari channel Syiarku Islam, dalam program Ustadz khalid Basalamah, menyebut terdapat empat bulan haram, salah satunya adalah bulan Rajab.
Bulan Rajab ini terletak di antara Bulan Jamadil Akhir dan Sya'ban.
"Bulan Rajab masuk salah satu bulan haram (yang dimuliakan)," ucap Ustadz khalid Basalamah.
Baca juga: Amalan Spesial di Bulan Syaban, Penjelasan Ustadz Adi Hidayat
Keutamaan Bulan Rajab ini adalah ketika melakukan amalan akan di lipatgandakan pahalanya.
Pahala yang didapat akan lebih besar dibandingkan saat dikerjakan di bulan lainnya.
Menurut Ustadz Khalid Basalamah, tak ada amalan khusus di bulan Rajab.
"Tapi semua ibadah yang antum kerjakan seperti puasa Senin, Kamis, puasa Ayamul bidh, shalat tahajud, shalat Dhuha yang sudah ada dalilnya itu lebih besar pahalanya dibandingkan bulan lain," jelasnya.
Tetapi lain halnya dengan Bulan Dzulhijjah dan Muharam yang memiliki ibadah khusus di dalamnya.
"Seperti bulan Dzulhijjah, ada puasa Arafah tanggal 9, ada idul Adha tanggal 10 kemudian ada hari tasyrik 3 hari 11, 12, 13 hari menyembelih," ujar Ustadz Khalid Basalamah.
Ustadz Khalid Basamalah melanjutkan, bahwa ada beberapa ulama yang menerangkan tentang keutamaan hari-hari pertama di Bulan Dzulhijjah.
"Ada juga sebagian ulama menjelaskan tafsir surah Al fajar, kalau ini memang 9 hari pertamanya, 10 hari pertamanya adalah hari yang mulia. Bahkan menyaingi 10 akhir Ramadhan," kata Ustadz Khalid Basalamah.
| Kondisi Pria yang Tersambar Petir Saat Memetik Timun di Suro Bali Kepahiang |
|
|---|
| Identitas Kakek 74 Tahun Ditemukan Meninggal di Depan Warung Jus di Kota Bengkulu Belum Terungkap |
|
|---|
| 10 Gereja di Rejang Lebong Dipantau Polisi, Ibadah Jumat Agung dan Paskah Kondusif |
|
|---|
| Pelajar Ngebut Bawa Mobil Tabrak Motor di Rejang Lebong, Sempat Kabur Usai Kejadian |
|
|---|
| Pria Asal Kepahiang Tersambar Petir Saat Memetik Timun, Korban Dirawat di RS Assalam Curup |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/amalan.jpg)