Senin, 27 April 2026

Mantra Panca Sembah

Bacaan Mantram Tri Sandya dan Mantra Panca Sembah Lengkap dengan Tata Cara Persembahyangannya

Umat Hindu harus hafal bacaan mantram Tri Sandya dan Mantra Panca Sembah serta wajib untuk mengamalkannya.

Penulis: Yuni Astuti | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Freepik
Ilustrasi Bacaan Mantram Tri Sandya dan Mantra Panca Sembah Lengkap Tata Cara Persembahyangannya. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Berikut kami akan mengulas tentang bacaan dan tata cara melaksanakan mantra Tri Sandya atau mantra Panca Sembah.

Mantram Tri Sandya atau biasa disebut sebagai ibu darri segala mantra umat Hindu.

Mantram Trisandya atau Puja Trisandya adalah mantram dalam agama Hindu khususnya bagi umat hindu di Bali dan umat Hindu di Indonesia pada umumnya.

Mantram Trisandya ini dilaksanakan untuk persembahyangan 3 kali sehari yaitu pagi siang dan sore hari.

Adapun makna dari Tri Sandhya merupakan pertemuan antara waktu malam dengan pagi, kemudian pagi dengan siang, lalu siang dengan malam.

Ketiga waktu itu dianggap sebagai waktu kritis, untuk itu umat Hindu harus melakukan persembahyangan agar mendapat keselamatan dari Sang hyang Widhi.

Umat Hindu wajib untuk menghafalkan dan memahami bacaan Mantram Tri Sandya saat akan melakukan sembahyang Tri Sandhya.

Mantram Tri Sandhya juga menjadi meminta permohonan ampun kepada Sang Hyang Widhi lewat dewa dan dewi.

Melalui pembacaan mantram tersebut, umat Hindu mengaku bahwa mereka adalah hamba yang lemah dan membutuhkan pengampunan serta perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.

Selain Mantram Tri Sandya, umat Hindu juga wajib untuk menghafalkan dan mengamalkan mantra Panca Sembah.

Panca Sembah merupakan ritual doa umat Hindu sebagai wujud Bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Dalam Persembahyangan agama Hindu, ada lima urutan untuk melakasanakan mantra Panca Sembah atau Kramaning Sembah.

Dalam melaksanakan Panca Sembah atau Kramaning Sembah ini sangat sakral sehingga ketika melakukannya tidak boleh keliru.

Adapaun hal yang wajib di bawa dalam melaksanakan Panca Sembah atau Kramaning Sembah adalah bunga, kwangen dan dupa.

Agar tidak keliru dalam melaksanakan Mantram Tri Sandya dan Mantra Panca Sembah, berikut bacaan serta urutan yang harus kamu ketahui.

Baca juga: Kumpulan Doa Agama Hindu untuk Mendapat Kedamaian dalam Hidup dan Memohon Ampunan Dosa

Tahapan Persiapan Persembahyangan

Langkah 1

Duduk dengan sikap sempurna. Biasanya pemimpin persembahyangan akan memberi intruksi “asana”. Adapun mantram yang diucapkan adalah “OM PRASADA STHITI SARIRA SIVA SUCI NIRMALA YA NAMAH SVAHA”

Langkah 2

Mengatur napas “Pranayama”
(1) Menarik napas (Puraka) mantram “OM ANG NAMAH”
(2) Menahan napas (Kumbaka) mantram “OM UNG NAMAH”
(3) Mengeluarkan napas (Recaka) mantram “OM MANG NAMAH”

Langkah 3:

Menyucikan tangan “Kara Sodhana”
Telapak tangan kanan di atas telapak tangan kiri “OM SODDHA MAM SVAHA”
Telapak tangan kiri di atas telapak tangan kanan “OM ATI SODDHA MAM SVAHA”

Mantram Tri Sandya

Posisi tangan amusti karana, dan diletakkan di huluh hati.

OM OM OM BHUR BHUVAH SVAH,
TAT SAVITUR VARENYAM,
BHARGO DEVASYA DHIMAHI
DHIYO YO NAH PRACODAYAT

OM NARAYANA EVEDAM SARVAM,
YAD BHUTAM YASCA BHAVYAM,
NISKALANGKO NIRANJANO NIRVIKALPO,
NIRAKHYATAH SUDHO DEVA EKO,
NARAYANO NA DVITYO ASTI KASCIT

OM TVAM SIVAH TVAM MAHADEVA,
ISVARAH PARAMESVARAH,
BRAHMA VISNUSCA RUDRASCA,
PURUSAH PARIKIRTITAH

OM PAPO’HAM PAPA KARMAHAM,
PAPATMA PAPA SAMBAVAH,
TRAHI MAM PUNDARIKAKSAH,
SABAHYABHYANTARAH SUCIH

OM KAMASVA MAM MAHADEVAH,
SARVAPRANI HITANGKARA,
MAM MOCA SARVA PAPEBHYAH,
PALAYASVA SADA SIVAH

OM KSANTAVYAH KAYIKO DOSAH,
KSANTAVYO VACIKA MAMA,
KSANTAVYO MANASO DOSAH,
TAT PRAMADAT KSAMASVA MAM,
OM SANTIH, SANTIH, SANTIH OM

Baca juga: Bacaan Mantra Panca Sembah Saat di Pura Puseh Lengkap dengan Urutan dan Artinya

Mantra Panca Sembah

Sembah 1

Tanpa menggunakan bunga
“OM ATMA TATTVATMA SODDHA MAM SVAHA”

Sembah 2

Menggunakan bunga berwarna putih
Menyembah Sang Hyang Widhi Wasa sebagai Sang Hyang Aditya
“OM ADITYASYAPARAM JYOTI
RAKTA TEJO NAMO’STUTE
SVETAPANKAJA MADHYASTHAH
BHASKARAYO NAMO’STUTE”

Sembah 3

Menggunakan kwangen atau bunga lengkap
Menyembah Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai Ista Dewata
“OM NAMO DEVAYA, ADHISTHANAYA
SARVA VYAPI VAI SIVAYA
PADMASANA EKAPRATISTHAYA
ARDHANARESVARYAI NAMO NAMAH SVAHA”

Sembah 4

Menggunakan kwangen atau bunga lengkap
Menyembah Ida Sang Hyang Widhi sebagai Pemberi Anugrah
“OM NUGRAHAKA MANOHARA
DEVA DATTANUGRAHAKA
ARCANAM SARVA PUJANAM
NAMAH SARVANUGRAHAKA

OM DEVA DEVI MAHASIDDHI
YAJNANGGA NIRMALATMAKA
LAKSMI SIDDHISCA DIRGHAYUH
NIRVIGHNA SUKHA VRDDHISCA”

Sembah 5

Tanpa menggunakan bunga
“OM DEVA SUKSMA PARAMACINTYAYA NAMAH SVAHA”

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved