Selasa, 21 April 2026

Lirik dan Makna Lagu Religi

Makna dan Lirik Lagu Religi Bila Waktu Telah Berakhir - Opick, Pengingat Bagi Diri Sendiri

Lagu religi memiliki kekuatan menyentuh hati dan memberikan kedamaian, simak lagu Religi Bila Waktu Telah Berakhir - Opick.

Screenshot lewat YouTube
Makna dan Lirik Lagu Relegi, Opick-Bila Waktu Telah Berakhir. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Salah satu jenis musik yang memiliki kekuatan menyentuh hati dan memberikan kedamaian adalah musik religi.

Lagu-lagu religi seringkali membawa pesan-pesan kebijaksanaan, harapan, dan ketenangan yang mendalam, salah satunya adalah lagu "Bila Waktu Telah Berakhir".

"Bila Waktu Telah Berakhir" adalah salah satu lagu religi yang sangat populer di kalangan umat Islam.

Lagu ini diciptakan oleh Opick, seorang penyanyi dan pencipta lagu religi asal Indonesia yang dikenal karena karya-karyanya yang mendalam dan penuh makna.

Dirilis pertama kali pada tahun 2007, lagu ini menjadi favorit banyak orang karena liriknya yang menggugah hati dan melodi yang menyentuh.

Makna lagu "Bila Waktu Telah Berakhir" memberikan kesempatan bagi pendengarnya untuk merenung dan mendekatkan diri pada Tuhan.

Dengan pesan yang mendalam dan melodi yang menghanyutkan, lagu ini menjadi pengingat yang indah akan pentingnya menjalani hidup dengan penuh kesadaran akan akhirat.

Semoga lagu ini terus menginspirasi dan membawa kedamaian bagi setiap pendengarnya.

Nah, berikut lirik lagu religi Opick - Bila Waktu Telah Berakhir.

Bagaimana kau merasa bangga
Akan dunia yg sementara?
Bagaimanakah bila semua
Hilang dan pergi meninggalkan dirimu?

Bagaimanakah bila saatnya
Waktu terhenti tak kau sadari?
Masihkah ada jalan bagimu
Untuk kembali mengulangkan masa lalu?

Dunia dipenuhi dengan hiasan
Semua dan segala yang ada akan kembali padaNya

Bila waktu tlah memanggil
Teman sejati hanyalah amal
Bila waktu telah terhenti
Teman sejati tingallah sepi

Bila waktu tlah memanggil
Teman sejati hanyalah amal
Bila waktu telah terhenti
Teman sejati tingallah sepi oh

Bila waktu telah terhenti
Teman sejati tinggallah sepi

 

 

(Dendi Sugiarto/Magang)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved