Senin, 27 April 2026

Jemaah Aolia

Viral, Bagaimana Mbah Benu Telepon Allah? Sehingga Jemaah Aolia Bisa Idulfitri 5 Hari Lebih Cepat

Mbah Benu, pimpinan Jemaah Aolia Gunung Kidul viral di media sosial. Ia mengaku menelepon Gusti Allah untuk menentukan hari Idul Fitri 1445 H.

|
TribunBengkulu.com/Ist
Mbah Benu, pimpinan Jemaah Aolia Gunung Kidul viral di media sosial. Ia mengaku menelepon Gusti Allah untuk menentukan hari Idul Fitri 1445 H. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pernyataan Mbah Benu, pimpinan Jemaah Aolia Gunung Kidul viral di media sosial. Ia mengaku menelepon Gusti Allah untuk menentukan hari Idulfitri 1445 H.

Sontak, pernyataan Mbah Benu yang memiliki nama lengkap Raden Ibnu Hajar Pranolo itu menarik perhatian publik tanah air.

Seperti diketahui, kelompok Jemaah Aolia yang dipimpin Mbah Benu telah melaksanakan sholat id pada Jum'at, 5 April 2024.

Jemaah Aolia merupakan kelompok yang beralamat di Panggang III, Giriharjo, Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta.

Mereka melaksanakan sholat Idul Fitri lima hari lebih cepat dari jadwal yang diperkirakan akan ditetapkan pemerintah dan juga Muhammadiyah.

Lantas bagaimana sebenarnya cara mbah Benu bisa menelepon Allah? Dan Apa isi percakapannya menurut Mbah Benu?

Terkait hal tersebut, sebenarnya Mbah Benu awalnya telah menjelaskan detailnya ketika ditanyai terkait alasan melaksanakan sholat Idul Fitri 5 hari lebih cepat.

Berikut adalah pernyataan yang disampaikan KH Raden Ibnu Hajar Pranolo.

"Saya tidak pakai perhitungan, saya telepon langsung kepada Allah taala," kata Mbah Benu.

"Ya Allah kemarin tanggal 4, malem 4, ya Allah ini sudah 29 (hari puasa ramadan), 1 syawalnya kapan."

"Allah taala cerito tanggal limo jumuah (5, Jumat). kui lah ngomong, lah mangke nek disalahke uwong, ora opo2 urusane Gusti Allah (begitu ngomongnya, nanti kalau disalahkan orang, ngga apa-apa urusannya Gusti Allah)."

Baca juga: Sebelum Sholat Idul Fitri Makan Dulu atau Tidak? Ketahui Dalil yang Benar, Penjelasan Ulama NU

Mbah Benu Klarifikasi

Setelah viral di media sosial, Mbah Benu akhirnya membuat klarifikasi.

Menurut dia, apa yang disampaikannya itu hanya sebuah istilah, bukan dalam arti sebenarnya bahwa dia menelepon Allah.

"Terkait pernyataan saya tadi pagi tentang istilah menelepon Gusti Allah SWT itu sebenarnya hanya istilah. Dan yang sebenarnya adalah perjalanan spiritual saya kontak batin dengan Allah SWT."

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved