Rabu, 22 April 2026

Dampak Banjir Bandang Lebong

Dampak Banjir Bandang Lebong, Warga Hanya Berharap Bantuan Air Bersih

Dampak banjir bandang di Kabupaten Lebong Bengkulu, hingga Sabtu (20/4/2024), masyarakat di Kabupaten Lebong masih kesulitan air bersih.

Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
Polres Lebong saat menyalurkan bantuan air bagi warga yang terdampak banjir karena masih kesulitan air bersih, Sabtu (20/4/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi 

TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Dampak banjir bandang di Kabupaten Lebong Bengkulu, hingga Sabtu (20/4/2024), masyarakat di Kabupaten Lebong masih kesulitan air bersih.

Berdasarkan pantauan TribunBengkulu.com, sumber air bersih masyarakat sangat keruh dan tak layak konsumsi.

Hal itu disebabkan tercampurnya sumber air masyarakat dengan material bencana banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.

Terkait hal itu, Polres Rejang Lebong berupaya menyalurkan bantuan air bersih ke setiap kawasan terdampak.

Kapolres Lebong, AKBP Awilzan SIK mengatakan penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan.

Penyaluran air bersih kepada warga terdampak banjir ini dilakukan mengingat Sungai Ketahun sedang dalam keadaan keruh.

Padahal Sungai Ketahun merupakan sumber air bersih bagi warga Lebong dan sekitarnya.

Baca juga: Sungai Ketahun Meluap, Air Bah Rendam Permukiman di Kabupaten Lebong Bengkulu, Akses Jalan Putus

Namun hingga saat ini, sungai tersebut masih keruh dan belum layak digunakan.

Untuk penyaluran air bersih akan terus kita lakukan hingga kondisi telah aman," kata Kapolres Lebong, AKBP Awilzan SIK kepada TribunBengkulu.com.

Tidak hanya sungai, ternyata sumber air lainnya seperti dari sumur pribadi warga dan fasilitas air bersih lainnya juga saat ini tidak bisa digunakan.

Ini dikarenakan sumber air itu kebanyakan tercampur lumpur pasca banjir.

Maka dari itulah, warga terdampak bencana masih memerlukan bantuan air bersih.

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Talang Donok Lebong Bengkulu

"Jadi semua sumber air bersih dilokasi terdampak banjir bandang tidak ada, semuanya tercampur lumpur dan material banjir sehingga tidak layak pakai," lanjut Kapolres.

Kapolres menambahkan, bagi masyarakat terdampak banjir bandang yang memerlukan bantuan air bersih bisa langsung menghubungi Polsek terdekat atau Bhabinkamtibmasnya masing-masing.

Masyarakat juga bisa menghubungi posko layanan dengan nomer hotline (0852-6820-0283) atau (0856-6490-1507).

"Jadi bagi yang butuh air bersih bisa disampaikan langsung, tentu langsung kita salurkan bantuan air bersihnya nanti," ujar Kapolres. (**)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved