Dampak Banjir Bandang Lebong
Dampak Banjir Bandang Lebong, Warga Hanya Berharap Bantuan Air Bersih
Dampak banjir bandang di Kabupaten Lebong Bengkulu, hingga Sabtu (20/4/2024), masyarakat di Kabupaten Lebong masih kesulitan air bersih.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, LEBONG - Dampak banjir bandang di Kabupaten Lebong Bengkulu, hingga Sabtu (20/4/2024), masyarakat di Kabupaten Lebong masih kesulitan air bersih.
Berdasarkan pantauan TribunBengkulu.com, sumber air bersih masyarakat sangat keruh dan tak layak konsumsi.
Hal itu disebabkan tercampurnya sumber air masyarakat dengan material bencana banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.
Terkait hal itu, Polres Rejang Lebong berupaya menyalurkan bantuan air bersih ke setiap kawasan terdampak.
Kapolres Lebong, AKBP Awilzan SIK mengatakan penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan hingga beberapa hari ke depan.
Penyaluran air bersih kepada warga terdampak banjir ini dilakukan mengingat Sungai Ketahun sedang dalam keadaan keruh.
Padahal Sungai Ketahun merupakan sumber air bersih bagi warga Lebong dan sekitarnya.
Baca juga: Sungai Ketahun Meluap, Air Bah Rendam Permukiman di Kabupaten Lebong Bengkulu, Akses Jalan Putus
Namun hingga saat ini, sungai tersebut masih keruh dan belum layak digunakan.
Untuk penyaluran air bersih akan terus kita lakukan hingga kondisi telah aman," kata Kapolres Lebong, AKBP Awilzan SIK kepada TribunBengkulu.com.
Tidak hanya sungai, ternyata sumber air lainnya seperti dari sumur pribadi warga dan fasilitas air bersih lainnya juga saat ini tidak bisa digunakan.
Ini dikarenakan sumber air itu kebanyakan tercampur lumpur pasca banjir.
Maka dari itulah, warga terdampak bencana masih memerlukan bantuan air bersih.
Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Talang Donok Lebong Bengkulu
"Jadi semua sumber air bersih dilokasi terdampak banjir bandang tidak ada, semuanya tercampur lumpur dan material banjir sehingga tidak layak pakai," lanjut Kapolres.
Kapolres menambahkan, bagi masyarakat terdampak banjir bandang yang memerlukan bantuan air bersih bisa langsung menghubungi Polsek terdekat atau Bhabinkamtibmasnya masing-masing.
Masyarakat juga bisa menghubungi posko layanan dengan nomer hotline (0852-6820-0283) atau (0856-6490-1507).
"Jadi bagi yang butuh air bersih bisa disampaikan langsung, tentu langsung kita salurkan bantuan air bersihnya nanti," ujar Kapolres. (**)
Dampak Banjir Bandang Lebong
Warga Lebong Kesulitan Air Bersih
Kapolres Lebong
Sumber Air Bersih Lebong
Sungai Ketahun Meluap
Banjir Kabupaten Lebong Bengkulu
| Remaja Hilang 3 Hari di Kampung Melayu Bengkulu Ditemukan di Kosan dalam Kondisi Sehat |
|
|---|
| Bocah 8 Tahun Tenggelam di Sungai Lubuk Ubar Rejang Lebong, Ditemukan Meninggal Dunia |
|
|---|
| Video Syur 58 Detik Terungkap, Keluarga Korban Akan Laporkan Aan Menantu Gadun ke Polda Bengkulu |
|
|---|
| Peringatan Gelombang Tinggi di Perairan Bengkulu 19-21 April 2026, Nelayan Diminta Waspada |
|
|---|
| Kue Bay Tat Bengkulu Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kesulitan-air-bersih.jpg)