Sabtu, 25 April 2026

Longsor di Bengkulu Selatan

Jalan Lintas Manna Bengkulu Selatan - Pagaralam Tertimbun Longsor, Akses Lumpuh

Diguyur hujan deras sejak sore hingga malam, menyebabkan akses jalan di Desa Air Tenam Kecamatan Ulu Manna kembali tertimbun longsor.

|
Penulis: Ahmad Sendy Kurniawan Putra | Editor: Yunike Karolina
Ahmad Sendy Kurniawan/TribunBengkulu.com
Anggota Polsek Pino Polres Bengkulu Selatan bersama Anggota TNI saat menunjukan lokasi tanah longsor di Desa Air Tenam Kecamatan Ulu Manna Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu, Selasa (7/5/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Diguyur hujan deras sejak sore hingga malam, menyebabkan akses jalan di Desa Air Tenam Kecamatan Ulu Manna Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu kembali tertimbun longsor, Selasa (7/5/2024).

Akibatnya, jalur lintas Manna menuju Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) lumpuh total.

Bahkan, hingga berita ini diturunkan, kendaraan dari dua arah sama sekali tidak bisa melintas.

Peristiwa bencana tanah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 19.31 WIB, Selasa (7/5/2024) malam.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Florentus Situngkir, S.IK melalui Kapolsek Pino Iptu Andi didampingi Kanit Intel Aipda Hendi Supendi membenarkan ada kejadian longsor.

Kanit menyebutkan, tumpukan material longsor yang cukup besar yang berasal dari tanah, bercampur bebatuan besar dan pohon menimbuni seluruh badan jalan. Sehingga, akses kedua arah menjadi putus total.

"Ya benar, telah terjadi tanah longsor menimbun badan jalan di Desa Air Tenam Kecamatan Ulu Manna. Hingga saat ini kendaraan roda dua maupun roda empat belum bisa melintas," ungkap kanit.

Lanjut kanit, saat ini pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pihak kecamatan, pemdes masih di lokasi untuk melakukan upaya evakuasi.

Lantaran di dalam material longsor tersebut banyak bebatuan bercampur tanah yang berukuran cukup besar, maka diperkirakan proses evakuasi akan memakan waktu yang cukup lama.

Belum lagi, hingga saat ini cuaca di lokasi longsor masih terus diguyur hujan yang cukup lebat. Sehingga akan menambah kesulitan proses evakuasi.

"Saat ini kami masih menunggu alat berat untuk melakukan evakuasi material tanah longsor tersebut," jelas kanit.

Sementara, pihaknya tetap mengimbau agar masyarakat terutama pengendara di jalur lintas wilayah Kecamatan Ulu Manna untuk terus meningkatkan kewaspadaan.

Mengingat, dengan curah hujan yang deras ini, bukan tidak mungkin masih akan terjadi longsor susulan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved