Minggu, 3 Mei 2026

Berita Bengkulu Selatan

Harga BBM Eceran di Bengkulu Selatan Tembus Rp 25 Ribu, 2 Pengecer BBM Diamankan Polisi

Menindak lanjuti keresahan masyarakat, Polres Bengkulu Unit Tipidter amankan 2 orang pengecer bahan bakar minyak (BBM) jual dengan harga 2 kali lipat,

Tayang:
Penulis: Ahmad Sendy Kurniawan Putra | Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/Ahmad Sendy Kurniawan Putra
Anggota Personel Polres Bengkulu Selatan saat Patroli Operasi Pengecer jual BBM Bersubsidi, Kamis (6/6/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.Com, Ahmad Sendy Kurniawan Putra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Menindak lanjuti keresahan masyarakat, Polres Bengkulu Unit Tipidter amankan 2 orang pengecer bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Rabu (5/6/2024)

Keduanya pengecer diamankan yaitu April Yanto dan Pardi merupakan warga Kecamatan Kota Manndengan barang bukti 165 liter BBM jenis pertalite dan BBM jenis solar sebanyak 90 liter.

Diketahui, harga eceran BBM jenis pertalite sebelum adanya kelangkahan dipasar diangka Rp 12.000 per liter.

Namun,  beberapa hari terakhir harga BBM jenis pertalite dijual diangka Rp 20.000-Rp 25.000 perliter.   

Begitu juga, dengan harga bio solar yang biasanya Rp 10.000 per liter, kini dijual diangka Rp 12.000 sampai Rp 15.000 per liter.

Kasi Humas Polres Bengkulu Selatan, AKP Sarmadi membenarkan jika diamankan keduanya akibat dari menjual BBM melebihi harga eceran tertinggi (HET).

Baca juga: Listrik Bengkulu Padam-SPBU Tutup, Harga BBM di Bengkulu Selatan Tembus Rp 20 Ribu per Liter

"Karena adanya laporan dari masyarakat akibat tidak beroperasinya SPBU sehingga keduanya memanfaatkan situasi menjual harga BBM melebihi dari HET," kata  AKP Sarmadi, Kamis (6/6/2024).

Akibat perbuatanya kedua pengecer yang diamankan serta barang bukti terpaksa diberikan pembinaan agar tidak mengulangi.

"Kedua pengecer  diberikan pembinaan dan wajib lapor agar keduanya tidak mengulangi kembali perbuatanya tersebut," jelasnya

Dengan adanya diamankan kedua orang pengecer tersebut dirinya berharap pengecer yang lain tidak mengikuti perbuatan tersebut.

"Kepada pengecer yang lain jangan sampai memanfaatkan situasi. Tetaplah menjual BBM walau dengan eceran dengan harga yang sewajar dan sepantasnya," tegas Kasi Humas.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved