Rabu, 6 Mei 2026

Modus Numpang Tidur di Kosan, Motor Milik Mahasiswa di Bengkulu Digasak Teman Sendiri

Modus Numpang Tidur di Kosan, Motor Milik Mahasiswa di Bengkulu Digasak Teman Sendiri

Tayang:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Hafi Jatun Muawiah
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Naharuddin pemilik kosan saat menjelaskan kronologi pencurian yang dialami Deri salah satu mahasiswa penunggu kosan miliknya. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Modus numpang tidur di kosan, motor milik Deri (20) mahasiswa asal Kabupaten Bengkulu Selatan digasak temannya sendiri.

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (13/6/2024) sekitar pukul 03.00 WIB di kosan korban yang ada di kawasan Kelurahan Padang Jati Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu.

Kronologi kejadian bermula saat pelaku dan korban sama-sama bekerja di salah satu cucian mobil yang ada di Kota Bengkulu.

Kemudian teman korban berinisial FF mengaku bahwa kontrakannya kebetulan habis, dan ingin menumpang tinggal sementara di kosan korban.

"Karena percaya teman satu tempat kerja akhirnya korban memperbolehkan pelaku untuk menumpang tidur di kosannya," ungkap pemilik kosan Naharuddin, Sabtu (15/6/2024).

Kemudian keduanya sempat keluar dari kosan untuk main k tempat temannya dan membeli makan.

Keduanya kemudian pulang sudah larut malam, dan karena sudah kecapekan mereka langsung tiduran di kosan korban.

Saat itu pelaku sempat ingin meminjam motor milik korban dengan alasan ingin pulang sebentar di Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan, karena ada saudaranya yang meninggal.

Akan tetapi karena korban memakai motor tersebut untuk kuliah, sehingga dirinya tidak mau meminjamkan motor tersebut kepada pelaku.

Singkat cerita karena hari sudah larut malam, sekitar pukul 02.00 WIB korban akhirnya tertidur pulas.

Memanfaatkan korban yang sudah tertidur tersebut pelaku kemudian diduga langsung beraksi, dan melarikan motor milik korban.

Baca juga: Polisi Soroti Gejolak Dugaan Pungli oleh Jukir di Alfamart Bengkulu Pasca Digratiskan

Atas kejadian tersebut kerugian jutaan rupiah dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Polsek Ratu Samban Kota Bengkulu.

"Sudah satu minggu terduga pelaku itu tidak bisa dihubungi dan tidak ada kabar darinya, sehingga korban memutuskan untuk lapor polisi," kata Naharudin.

Atas adanya kejadian tersebut, laporannya saat ini sudah diterima oleh PS Kasi Humas Polresta Bengkulu IPTU Endang Sudrajat.

Dikatakan Endang saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Anggota Opsnal Polsek Ratu Samban Kota Bengkulu.

"Laporannya sudah diterima dan saat ini masih ditangani di Polsek Ratu Samban," kata Endang.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved