Kamis, 7 Mei 2026

Mabuk Kecubung Massal

Tragedi Mabuk Kecubung Massal, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Kalimantan Selatan?

Heboh mabuk kecubung massal di Kalimantan Selatan, 53 orang diketahui menjadi korban dan 2 di antaranya meninggal dunia.

Tayang:
TribunBengkulu.com/Ist
Tragedi mabuk kecubung massal di Kalimantan Selatan, 53 orang jadi korban, 2 meninggal dunia. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Heboh mabuk kecubung massal di Kalimantan Selatan, 53 orang diketahui menjadi korban dan 2 di antaranya meninggal dunia.

Dari data terhimpun, mabuk kecubung massal itu tidak terjadi di satu atau dua tempat, namun meluas di berbagai daerah di Kalimantan Selatan.

Mabuk kecubung massal di Kalimantan telah menarik perhatian publik tanah air dan kini menjadi tragedi.

Lantas apa yang sebenarnya terjadi di Kalimantan Selatan?

Berdasarkan penelusuran TribunBengkulu.com, beberapa hari terakhir viral di media sosial sejumlah video remaja bahkan orang dewasa di Kalimantan Selatan dalam keadaan teler diduga mabuk kecubung.

Video tersebut tidak sedikit, dan menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Di antaranya menjadi viral dan juga dibagikan berulang kali oleh banyak warganet.

Video-video viral menyebutkan tren mabuk kecubung tersebut terjadi di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan.

Sepertinya mabuk kecubung sedang menjadi tren tak biasa di kalangan remaja di Kalimantan Selatan.

Tidak diketahui pasti dari mana asalnya, namun sepertinya tren itu menyebar luas tidak hanya di Kota Banjarmasin atau Kota Banjarbaru, ibu kota Kalimantan Selatan.

Video-video yang beredar ternyata bukan isapan jempol alias hanya menjadi komoditas viral semata atau sekadar konten.

Tidak lama setelah viral di media sosial, ternyata tren mabuk kecubung mencuat ke permukaan dan menjadi tragedi yang belum diketahui seberapa luas dampaknya.

Kini tren mabuk kecubung tidak hanya viral, namun telah menjadi tragedi dan korban dilaporkan terus berjatuhan.

Informasi terbaru, seperti diberitakan Kompas.com, tren mabuk kecubung tersebut benar adanya.

Tren mabuk kecubung mencuat ke permukaan dan mulai menimbulkan korban jiwa.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved